20 November 2018
Home / News / Sains & Teknologi / Google mundur dari proyek kontroversial dengan Pentagon

Google mundur dari proyek kontroversial dengan Pentagon

Stasiun televisi milik pemerintah Rusia menyebut Project Maven sebagai proyek perang Google. (Kredit: Youtube)

California (RiauNews.com) – Raksasa mesin pencari, Google, menyatakan telah mengundurkan diri dari sebuah proyek kontroversial yang dilakukan bersama Pentagon, bernama Project Maven. Kontrak antara Google dan Pentagon akan berakhir pada 2019.

CEO Google Cloud, Diane Greene mengatakan mereka tidak akan memperbaruinya saat itu. Keputusan itu muncul setelah Google menghadapi reaksi atas keterlibatan mereka dalam Project Maven dalam beberapa bulan ini.



Lebih dari selusin karyawan Google mengundurkan diri dari perusahaan sebagai akibat dari langkah itu. Lebih dari tiga ribu karyawan menulis surat pada pihak manajemen dengan mengatakan seharusnya tidak ada persenjataan perang dalam bisnis, terutama pengembangan kecerdasan buatan.

Menurut Gizmodo, sepeti yang dikutip dari Daily Mail, Senin (4/6/2018), reaksi itu sangat buruk bagi perusahaan.

Greene mengakui Google tertarik dalam mengejar kemitraan dengan militer pada suatu waktu. Tetapi sejak itu, Google telah menyesuaikan sikapnya dan sekarang mereka berencana merilis prinsip-prinsip etika yang diperbarui tentang penggunaan AI.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika media mulai mengambil tema bahwa Google secara rahasia membangun teknologi AI untuk mengaktifkan senjata bagi industri pertahanan,” kata kepala ilmuwan Google Cloud Dr Fei-Fei Li.

Sebelumnya, terungkap Google terlibat dalam program drone misterius dengan Pentagon. Pengerjaan proyek ini dimulai pada April lalu.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: