22 Oktober 2018
Home / News / Politik / KPU Riau proses 32 dari 34 calon DPD RI

KPU Riau proses 32 dari 34 calon DPD RI

drh Chaidir saat mendaftarkan diri menjadi anggota DPD RI ke KPU Riau. (Kredit: Riau Terkini)

Pekanbaru (RiauNews.com) – Hingga hari terakhir pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang akan ikut dalam pemilihan umum legislatif (Pileg) 2019 mendatang, yakni 26 April 2018 pukul 24.00 WIB, total yang mendaftar mencapai 34 orang.

Namun dua diantaranya ditolak karena lampiran masing-masing syarat minimal dukungan masih kurang.



Dikatakan oleh Komisioner KPU Riau Ilham Yasir, dua orang yang ditolak tersebut adalah Peri Akri dan T Fauzi Yirosi.

“Hasil check list calon DPD RI, Peri Akri dan T Fauzi Yirosi tidak diterima karena lampiran F1-DPD, fotocopy KTP elektronik kurang 2.000,” ungkap Ilham.

Dengan demikian, lanjut mantan wartawan ini, untuk tahap syarat dukungan minimal sudah dipastikan hanya 32 calon Dapil Riau yang bisa masuk ke tahap berikutnya dalam proses pencalonan DDP RI Pemilu 2019.

Namun, nantinya masih akan dilakukan pengecekan lagi, sehingga ke-32 nama tersebut belum bisa dikatakan lolos mengikuti Pileg tahun mendatang.

“Proses masih panjang. Akan ada pemeriksaan administrasi lanjutan. Bisa saja nama-nama sekarang akan ada yang gugur,” ucapnya.

Ilham menjelaskan, setelah ini pihaknya akan melakukan verifikasi administrasi dengan waktu dari 27 April – 10 Mei, yang hasilnya diberitahukan ke masing-masing bakal calon pada 11-13 Mei.

Ia menambahkan ada beberapa faktor yang menyebabkan gugurnya seorang calon DPD RI, yakni tidak bisa memenuhi perbaikan setelah verifikasi administrasi dan verifikasi faktual nanti.

Adapun ke-32 bakal calon DPD RI yang diterima berkasnya oleh KPU Riau adalah Intsiawati Ayus, Jefry Noer, Rosti Uli Purba, Rizal Akbar, Agustian Ramanto, Saut Sihaloho, Misharti, Suradi, Jakiman, Edwin P. Putra, Asyaari Nur, Herman Nazar, Jamaris, Syintia Dewi, Khudri, Chaidir, Dinawati, Juprizal, Muhammad Gazali, Gafar Usman, Ramzi Durin, Zahirman Zabir, Akhyaruddin, Yusuf Said, Yusraini, M Ridwan, M. Munif, Werkanis, Vivin Anjadi Suwito, Edi Ahmad RM, Herman Gazali, dan Sahat Marten Philip.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: