10 Desember 2018
Home / News / Politik / Camat Batang Tuaka disinyalir tidak netral dalam Pilkada

Camat Batang Tuaka disinyalir tidak netral dalam Pilkada


Tembilahan (Antarariau.com) – Camat Batang Tuaka, Marfoyanto, disinyalir melakukan pelanggaran dalam aturan Pemilihan Kepala Daerah, dimana sebagai aparatur sipil negara (ASN) seharusnya tidak boleh memihak kepada salah satu calon.

Menghadapi hal ini, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau telah melayangkan surat panggilan kepada yang Marfoyanto, untuk dimintai keterangan.

“Kita sudah memanggil terlapor pada hari Kamis (22/3/2018) kemarin, namun karena yang bersangkutan tidak bisa hadir sesuai dengan jadwal maka kita panggil lagi untuk hadir hari Senin (26/3) besok, ” ujar Ketua Panwaslu Inhil Andang Yudiantoro, Ahad (24/3).



Marfoyanto, diduga terlibat politik praktis karena secara terang-terangan telah mengajak seluruh Bidan Desa yang ada diwilayahnya untuk mendukung salah satu pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) pada Pilkada serentak tahun 2018 di Kabupaten Inhil, Juni mendatang.

Ajakan tersebut disampaikannya dihadapan para Bidan Desa, Kepala Desa dan Kepala UPT Puskesmas saat menghadiri acara Loka Karya Mini Triwulan UPT Puskesmas Batang Tuaka di Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka, Rabu, (21/3) lalu.

Lebih lanjut Andang mengatakan, sebagai saksi, pihaknya juga akan memanggil Kepala UPT Puskesmas beserta seluruh Kades Batang Tuaka yang hadir pada acara tersebut.

“Kepala UPT Puskesmas dan seluruh Kepala Desa yang hadir pada acara itu juga kita panggil sebagai saksi,” ucapnya.

Jika Camat Batang Tuaka tersebut terbukti melakukan pelanggaran, maka sanksi terberatnya adalah diberhentikan sebagai PNS secara tidak hormat, tutup Andang***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: