Home / News / Politik / BPN: Jokowi baperan dan jauh dari kapasitas Negarawan

BPN: Jokowi baperan dan jauh dari kapasitas Negarawan

Handi Risza.

Jakarta (RiauNews.com) – Capres Joko Widodo menyatakan akan melawan serangan hoax yang selama ini didiamkannya. Pernyataan itu dianggap kubu Prabowo-Sandiaga Uno bisa memicu ketegangan.

“Sikap reaktif yang ditunjukkan Pak Jokowi akhir-akhir ini menunjukkan beliau masih jauh dari kapasitas sebagai seorang negarawan. Justru sikap ini telah memicu ketegangan baru ditengah-tengah masyarakat. Dengan kondisi suhu politik yang sudah memanas menjelang pemilu, sebaiknya beliau justru harus menahan diri dari pernyataan yang bisa memecah belah. Yang mau beliau lawan itu siapa?” kata juru bicara Badan Pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Handi Risza, saat dihubungi, Sabtu (23/3/2019).

Handi mengatakan selama ini Jokowi tidak memberi klarifikasi yang utuh ketika menghadapi serangan fitnah. Selain itu, Handi juga menyarankan Jokowi menempuh jalur hukum seperti yang sering disarankan pada Prabbowo.

Baca: Jokowi: Saya akan lawan serangan hoaks

“Adapun mengenai isu dan rumor yang dituduhkan kepada beliau, beliau bisa klarifikasi secara khusus sehingga publik bisa tau dan memahami hal itu tidak benar. Jika isu tersebut masih muncul bisa gunakan jalur hukum, sebagaimana beliau sering sampaikan kepada Prabowo jika ada isu-isu atau fitnah yang tidak benar bisa gunakan jalur hukum,” ujarnya.

“Sebaliknya sikap TKN yang kembali mempersoalkan kasus penculikan aktivis 98, juga menunjukkan Pak Jokowi sendiri gagal mengkondisikan timnya untuk bertanding secara fair, tapi justru memunculkan isu-isu yang memicu ketegangan politik menjelang pemilu,” sambung Handi.

Jubir BPN lainnya, Andre Rosiade bahkan menganggap Jokowi baperan. Alasannya para penyebar fitnah dan hoax yang menyerang Jokowi sudah banyak yang ditangkap polisi.

Baca: Penyebar hoaks Pemilu bakal diancam pakai UU Terorisme

“Kan seluruh instrumen penegak hukum ada di bawah pak Jokowi dan selama ini Polri di bawah pak Jokowi, kenapa selama ini pak Jokowi terkesan baperan dan cengeng dengan mendramatisir. Kan selama ini orang yang memfitnah pak Jokowi sudah ditangkap, sudah diproses secara hukum. Semua yang melakukan fitnah, kampanye hitam ke pak Jokowi kan ditangkap,” kata Andre.

Andre pun memberi perbandingan dengan perlakuan yang diterima Prabowo. Manurut Andre beberapa orang di lingkungan Jokowi pernah memfiotnah Prabowo, namun pendukung Jokowi itu hingga kini tak ditangkap karena tuduhan mereka.

Baca: Beda sikap polisi tangani kasus hoaks oleh pro Jokowi dengan Prabowo

“Bukan hanya pak Jokowi yang dapat kampanye hitam. Kami contohkan Hasto tim pak Jokowi, Hasto sekretaris TKN bilang pak Prabowo didukung HTI, Islam radikal, lalu Said Aqil tuduh pak Prabowo didudung Islam radikal, bahkan Gus Rommy sahabat pak Jokowi yang ditahan dalam sel KPK juga menuduh kami didukung oleh HTI. Tapi kami nggak baperan dan orang-orang itu aman-aman saja,” ucapnya.***[detik]

Komentar
%d blogger menyukai ini: