10 Desember 2018
Home / News / Nasional / Presiden pertimbangkan menaikkan iuran BPJS Kesehatan

Presiden pertimbangkan menaikkan iuran BPJS Kesehatan

Jakarta (RiauNews.com) – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memberikan masukan kepada pemerintah untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan, sebagai salah satu jalan keluar defisit yang tiap tahun masih terjadi.

Presiden Joko Widodo mengatakan, penyesuaian iuran BPJS Kesehatan yang diusulkan PB IDI tersebut sampai saat ini masih dalam proses kalkulasi.



“Ya, semuanya masih dikalkulasi, semuanya,” kata Jokowi setelah acara Peresmian Pembukaan Pekan Purnabakti Indonesia (PPI) Tahun 2018 di Rafflesia Grand Ballroom Balai Kartini Kuningan, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Menurut Presiden, saran dari IDI memang baik, tetapi pemerintah harus terlebih dahulu memperhitungkan. “Saran dari IDI baik, tapi apa pun harus dihitung. Pokoknya dihitung. Kalau memungkinkan kenapa tidak. Tapi, masih dihitung,” ujarnya.

Ketua PB IDI Ilham Oetama Marsis sebelumnya mengatakan penyesuaian iuran merupakan jalan keluar terbaik untuk mengatasi krisis keuangan yang dialami BPJS Kesehatan.

IDI menilai setoran, khususnya bagi peserta dari golongan tertentu atau penerima bantuan, iuran besarannya cenderung kurang. Sebab, setoran mereka hampir sama dengan golongan masyarakat kurang mampu.

IDI sekaligus meminta kepada Presiden terkait transparansi atas jalannya program tersebut.

Berdasarkan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada 2018 menunjukkan kinerja BPJS Kesehatan berpotensi mengalami defisit lebih dari Rp 10 triliun.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: