23 Oktober 2018
Home / News / Nasional / PKS khawatirkan komisioner KPK dikriminalisasi

PKS khawatirkan komisioner KPK dikriminalisasi

Puan Maharani (kiri) dan Pramono Anung disebut Setya Novanto ikut nikmati uang panas korupsi KTP-e.

Jakarta (RiauNews.com) – Para komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikhawatirkan akan dikriminalisasi jika “berani” mengusut keterlibatan tokoh-tokoh yang berasal dari partai politik pendukung pemerintah, dalam kasus mega korupsi KTP elektronik (KTP-e).

Hal ini diungkapkan Ketua Departemen Politik DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Pipin Sopian merespon ‘nyanyian’ Setya Novanto yang menyebutkan nama dua politikus PDI Perjuangan, Puan Maharani dan Pramono Anung turut kecipratan uang proyek pengadaan e-KTP yang berujung korupsi.

“Saya khawatir ketika KPK serang ke partai pendukung pemerintah akan terjadi kriminalisasi ke KPK dan komisionernya,” kata Pipin yang dilansir CNN Indonesia, dalam sebuah diskusi di sebuah kafe di Jakarta Pusat, Sabtu (24/3/2018).

Ia menambahkan, meski begitu tindak pidana korupsi tidak mengenal istilah partai pendukung atau oposisi pemerintah.

Menurutnya, fakta baru dalam kasus e-KTP sebagaimana yang disampaikan Setnov harus diuji oleh KPK secara baik karena telah mendapatkan ‘lampu hijau’ dari Presiden Joko Widodo. Jokowi mempersilakan KPK mengusut Puan dan Pramono jika ditemukan bukti keterlibatan dalam proyek e-KTP.

Pipin pun mengingatkan agar tidak ada pihak yang bergerak di ‘balik layar’ untuk melobi KPK agar tidak memproses fakta baru kasus e-KTP sebagaimana yang disampaikan Setnov.

“Kami nggak ingin presiden mempersilakan tapi ada tim yang melobi untuk tidak memproses. Semua warga negara sama di mata hukum,” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: