21 September 2018
Home / News / Nasional / Lion Air tergelincir di bandara Gorontalo

Lion Air tergelincir di bandara Gorontalo

Pesawat Lion Air tergelincir di runway Bandara Djalaludin Gorontalo. (Kredit: Liputan6)

Gorontalo (RiauNews.com) – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan CT 892, rute bandara Internasional Hanasuddin Makasar menuju ke Bandara Djalaludin Gorontalo, tergelincir saat hendak landing, pada Ahad (29/4/2018) malam, sekitar pukul 18.30 Wita.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun para penumpang sebagian mengaku mual.

“Iya, Mas, pesawat kita tergelincir. Saya masih shock dan mual-mual akibat kejadian tadi,” kata seorang penumpang bernama Vina.

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala saat di Jakarta, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi akibat cuaca yang kurang bersahabat, dimana bandara diguyur hujan deras.

“Pada saat pesawat mendarat, di runway dalam kondisi hujan deras,” kata Danang.

Menurut penumpang lainnya, Haris Zakaria cuaca memang sedang hujan lebat, padahal saat penerbangan dari Makassar tidak ada tanda–tanda yang mengkhawatirkan.

Saat berada di udara, ia melihat dari kaca pesawat curah hujan di luar badan pesawat sangat deras. Kondisi itu terdengar terus hingga pilot memutuskan untuk mendarat.

“Sebelum pesawat mendarat di Bandara Djalaludin Gorontalo, saya masih mendengar di luar badan pesawat curah hujan masih sangat deras. Dan pihak pilot Lion Air terkesan memaksakan untuk melakukan pendaratan,” ujar dia.

Tiba-tiba, setelah mendarat sekitar pukul 18.30 Wita, hanya dalam hitungan detik, pesawat oleng dan keluar dari jalur run way. Akibatnya, pesawat yang dipiloti Kapten Djoko Sigit tergelincir dan keluar dari jalur pendaratan, ke arah sebelah kiri jalur.

Seluruh penumpang terpaksa dievakuasi dengan mobil apa adanya. Padahal kondisi masih hujan deras.

Dia menuturkan, saat ini seluruh penumpang Lion Air sudah dievakuasi ke ruang kedatangan. Mereka diminta untuk menenangkan diri.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: