Home / News / Kesehatan / Mengenal Leukemia lebih dekat

Mengenal Leukemia lebih dekat

Ibu Ani Yudhoyono saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit Singapura. (Foto: Twitter/Andi Arief)

RiauNews.com – Saat ini berita yang sedang populer di Tanah Air, selain hiruk-pikuk politik, terutama Pemilihan Presiden yang akan berlangsung sekitar dua bulan ke depan, adalah tentang sakitnya Ibu Ani Yudhoyono, istri dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono.

Ibu Ani, saat ini sedang terbaring di Rumah Sakit Nasional Singapura karena terserang kanker darah, sebagaimana di sampaikan melalui Twitter oleh SBY.

Apa itu kanker darah alias leukemia? Artikel berikut mengupas tentang kanker darah yang dikutip dari laman Daherba.com.

(ilustrasi kanker darah)

Apa itu Kanker Darah Leukemia

Penyakit kanker berawal dari sel-sel di dalam tubuh yang mulai bertumbuh tak terkendali. Sel-sel di bagian tubuh manapun bisa berubah menjadi kanker. Leukemia adalah kanker yang bermula di sel-sel pembentuk darah pada sumsum tulang, yang adalah bagian terdalam dari tulang-tulang tertentu.

Sering kali, leukemia bermula dari sel-sel darah putih yang berubah menjadi sel-sel kanker. Tetapi ada juga beberapa jenis yang bermula dari tipe-tipe sel darah lainnya.

Setiap sel-sel pembentuk darah di sumsum tulang bisa menjadi sel kanker. Begitu terjadi perubahan itu, sel-sel tersebut tidak bisa lagi bertumbuh secara normal. Sel-sel ini mungkin akan bereproduksi dengan cepat, dan tidak mati meski sudah waktunya. Akibatnya, sel-sel ini akan menumpuk di sumsum tulang, melebihi jumlah sel-sel normal.

Pada kebanyakan kasus, sel-sel kanker bisa dengan cepat masuk ke peredaran darah. Dari situ, mereka dapat mencapai bagian-bagian lain tubuh, seperti kelenjar getah bening, limpa, hati, sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), testis, atau organ-organ lain.

 

Jenis Leukemia

Penyakit leukemia pada umumnya dibagi menjadi dua, yaitu; leukemia akut (bertumbuh dengan cepat) dan kronis (bertumbuh lebih lambat). Namun hampir semua kanker darah pada anak adalah jenis akut. Dokter mengkategorikan leukemia berdasarkan pada seberapa cepat perkembangannya dan jenis dari sel-sel yang terlibat. Kategori leukemia yang didasarkan pada seberapa cepat perkembangan leukemia ialah:

1. Leukemia Akut

Leukemia akut. Pada tipe ini, sel-sel darah abnormal adalah sel-sel darah yang belum matang (blast). Mereka tidak mampu menjalankan fungsi-fungsi normal, dan mereka membelah diri secara cepat, sehingga penyakit leukemia berkembang cepat. Tipe leukemia akut membutuhkan pengobatan yang agresif dan tepat waktu.
– Leukemia Limfositik Akut (Acute Lymphocytic Leukemia atau ALL): Sekitar 3 dari 4 kasus kanker darah pada anak adalah ALL. Jenis ini bermula dari sel-sel awal limfosit pada sumsum tulang.

– Leukemia Myelogenous Akut (Acute Myelogenous Leukemia atau AML): Jenis ini adalah nomor dua terbanyak setelah kasus kanker darah ALL. AML bermula dari sel-sel myeloid yang terbentuk bersama sel darah putih (selain limfosit), sel darah merah, atau trombosit.

– Leukemia Linier Hibrida atau Campuran: Pada jenis kanker yang langka ini, sel-sel yang terkena memiliki karakteristik dari jenis ALL maupun AML. Pada anak-anak, kanker ini biasanya diobati mirip seperti ALL dan biasanya pengobatan untuk ALL cukup efektif untuk jenis ini.

2. Leukemia Kronis

Leukemia kronis. Ada banyak jenis tipe leukemia kronis. Beberapa tipe menciptakan terlalu banyak sel dan beberapa menyebabkan terlalu sedikit sel dihasilkan. Leukemia kronis melibatkan sel-sel darah yang lebih matang. Sel-sel darah ini mereplikasi atau menumpuk dengan lebih lambat dan bisa berfungsi normal untuk jangka waktu tertentu. Beberapa tipe leukemia kronis pada awalnya tidak menimbulkan gejala apa pun dan bisa tidak disadari hingga bertahun-tahun.

– Leukemia Myelogenous Kronis (Chronic Myelogenous Leukemia atau CML): Jenis ini jarang terjadi pada anak-anak. Pengobatan kanker jenis ini serupa dengan pengobatan kanker darah untuk CML pada orang dewasa.

– Leukemia Limfositik Kronis (Chronic lymphocytic leukemia atau CLL): Jenis ini sangat langka terjadi pada anak-anak.

3. Juvenile Myelomonocyti Leukemia (JMML)

Ini adalah jenis kanker darah langka yang tidak termasuk kronis maupun akut. Penyakit kanker darah ini bermula dari sel-sel myeloid, tetapi biasanya tidak bertumbuh secepat AML atau selambat CML. Biasanya ini terjadi pada anak-anak kecil (di bawah 4 tahun).

Gejala kanker pada anak ini antara lain kulit pucat, demam, batuk, gampang memar atau berdarah, sulit bernapas (akibat terlalu banyak sel darah putih di paru-paru), serta pembengkakan limpa dan kelenjar getah bening.

Diagnosis dokter sangat penting untuk mengidentifikasi tipe leukemia yang diderita, karena pengobatan penyakit kanker darah ini banyak bergantung padanya. Umumnya dokter akan menyarankan pengobatan yang terbaik bagi Anda berdasarkan tipe leukemia, usia, kondisi kesehatan, dan apakah kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lain.

Penyakit leukemia adalah kanker yang berawal dari sel-sel pembentuk darah yang ada dalam sumsum tulang. Ada sejumlah jenis kanker yang dapat terjadi pada anak-anak, namun yang paling sering ialah kanker darah limfositik akut (Acute Lymphocytic Leukemia atau ALL). Kategori tipe leukemia yang didasarkan pada jenis sel darah putih yang terlibat:

a. Leukemia Limfositik

Leukemia limfositik. Tipe leukemia ini memengaruhi sel-sel limfoid (limfosit), yang membentuk limfoid atau jaringan limfatik. Jaringan limfatik adalah yang membentuk sistem kekebalan tubuh Anda.

b. Leukemia Mielositik

Leukemia mielositik. Tipe leukemia ini memengaruhi sel-sel myeloid. Sel-sel ini menaikkan jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan sel penghasil trombosit.

Ketahuilah bahwa kanker darah akut dapat membunuh penderitanya dalam hitungan minggu, bahkan dalam beberapa hari. Hal ini dapat terjadi apabila penanganan tidak segera dilakukan. Penderita kanker harus segera memperoleh pemeriksaan guna mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat.

Berdasarkan pengkategorian yang sudah dijelaskan di atas, para dokter sering kali mengelompokkan penyakit leukemia menjadi 4 tipe utama berikut:

– Leukemia limfositik akut (ALL). Ini adalah tipe leukemia yang paling sering diderita anak-anak. ALL juga dapat menyerang orang dewasa.

– Leukemia mielositik akut (AML). AML adalah tipe leukemia yang umum. Leukemia ini dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. AML adalah tipe leukemia akut paling umum pada orang dewasa.

– Leukemia limfositik kronis (CLL). Jika mengidap CLL, yang adalah tipe leukemia kronis paling umum pada orang dewasa, penderitanya mungkin merasa baik-baik saja hingga bertahun-tahun sebelum penyakit ini terasa.

-Leukemia mielositik kronis (CML). Tipe leukemia ini terutama menyerang orang dewasa. Seorang penderita CML mungkin hanya sedikit atau bahkan tidak mengalami gejala-gejala selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum sel-sel leukemia memasuki fase pertumbuhan cepat.

Tipe-tipe lain. Selain 4 tipe utama di atas, ada tipe-tipe lain yang kurang dikenal, antara lain leukemia sel berbulu, sindrom myelodysplastic, dan kelainan myeloproliferatif.

>> Berikutnya: Penyebab Leukemia

Komentar
%d blogger menyukai ini: