14 Desember 2018
Home / News / Internasional / ZTE terancam tak bisa gunakan Andriod

ZTE terancam tak bisa gunakan Andriod

Washington (RiauNews.com) – Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS) menghukum perusahaan teknologi asal Cina, ZTE, yakni tak boleh menggunakan segala komponen baik hardware atau software produksi negeri Paman Sam.

Pelarangan ini disebut bisa menghalangi Google untuk melisensikan sistem operasi Android-nya ke ZTE. Alphabet, induk perusahaan Google dan ZTE sedang membahas larangan tersebut, tapi belum ada keputusan yang dibuat.



Namun ada sedikit permasalahan, sistem operasi Android bersifat open source, yang akan membuat larangan tidak mungkin terjadi. ZTE bahkan bisa menggunakan kode sumber Android untuk membuat OS yang dimodifikasi.

Dikutip dari CNet pada Rabu (18/4/2018), larangan Departemen Perdagangan mungkin bisa diterapkan pada rangkaian aplikasi Mobile Services yang paling terkenal, yaitu Google Play Store.

“ZTE sadar akan perintah penolakan yang diaktifkan oleh Departemen Perdagangan AS. Saat ini, perusahaan sedang menilai berbagai implikasi potensial yang dimiliki event ini terhadap perusahaan dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait secara proaktif untuk menanggapi dengan tepat,” kata perusahaan yang berbasis di Shenzen ini.

Larangan itu muncul setelah ZTE mengaku bersalah pada Maret 2017 karena secara ilegal mengirim peralatan AS ke Iran dan Korea Utara. Sebagai hukuman, ZTE sejutu untuk membawar USD1,2 miliar.

“Ini merupakan pukulan yang signifikan bagi ZTE dan beberapa pemasok utamanya. Pengapalan ZTE mendekati 45 juta ponsel per tahun dan setengah dari chipset yang digunakan berasal dari Qualcomm. Pembatasan menggunakan Android akan menjadi pukulan besar,” kata analis Counterpoint Research Neil Shah.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: