23 September 2018
Home / News / Internasional / Uni Eropa intensifkan kerjasama dengan Iran

Uni Eropa intensifkan kerjasama dengan Iran

Komisioner Uni Eropa untuk Energi dan Iklim, Miguel Arias Canete. (Kredit: Euractiv)

Taheran (RiauNews.com) – Bertolak belakang dengan Amerika Serikat (AS) yang ingin menjatuhkan sanksi ekonomi pada Iran, dan menarik kesepakatan nuklir dengan negara Timur Tengah tersebut, Uni Eropa malah akan berupaya mengintensifkan kerja sama perdagangan negara anggotanya dengan Iran.

“Kami telah mengirim pesan kepada teman-teman Iran kami bahwa selama mereka berpegang pada kesepakatan (nuklir), negara-negara Eropa akan memenuhi komitmen mereka. Kami akan mencoba mengintensifkan arus perdagangan kami yang positif bagi ekonomi Iran,” ungkap Komisioner Uni Eropa untuk Energi dan Iklim Miguel Arias Canete ketika melakukan kunjungan ke Teheran pada Sabtu (19/5/2018), dikutip laman the Independent.



Hal ini dilakukan, tambah Canete, agar Iran tetap bersedia bertahan dalam kesepakatan nuklir atau dikenal dengan istilah Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Di sisi lain, Kepala Organisasi Energi Atom Iran Ali Akbar Salehi mengatakan dirinya berharap Uni Eropa dapat menyelamatkan kesepakatan nuklir Iran pascahengkanya AS.

“Kami berharap upaya mereka terwujud. Tindakan Amerika menunjukkan bahwa mereka bukan negara terpercaya dalam transaksi internasional,” kata Salehi dalam konferensi pers gabungan di Teheran.

Pada 8 Mei lalu, Presiden AS Donald Trump memutuskan menarik negaranya dari kesepakatan nuklir Iran. Trump menganggap kesepakatan tersebut cacat karena memberi ruang bagi Iran untuk mengembangkan rudal balistiknya.

Dengan penarikan tersebut, AS memutuskan untuk kembali menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Iran. Tak hanya itu, AS pun siap memberikan sanksi kepada negara atau perusahaan yang menjalin kerja sama bisnis dengan Teheran.

Pemerintah Iran mengecam keputusan AS. Teheran menilai sanksi baru yang dijatuhkan AS terhadapnya merupakan sebuah upaya untuk menggagalkan usaha mempertahankan kesepakatan nuklir.

Iran pun mengancam akan meningkatkan program nuklirnya ke level yang lebih tinggi dibanding sebelumnya jika Eropa gagal mempertahankan eksistensi kesepakatan nuklir.

Kendati demikian, Uni Eropa, bersama Inggris, Prancis, dan Jerman telah bertekad untuk mempertahankan kesepakatan nuklir Iran. Mereka meyakinkan bahwa aktivitas perekonomian antara Iran dengan Eropa akan tetap berjalan, walaupun berada di bawah bayang-bayang sanksi AS.***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: