Home / News / Internasional / Sebut petugas tak becus tangani kebakaran California lewat Twitter, Trump dikecam

Sebut petugas tak becus tangani kebakaran California lewat Twitter, Trump dikecam

Presiden AS Donald Trump dikenal sebagai penggemar Twitter.

Los Angeles (RiauNews.com) – Presiden Donald Trump mencuit melalui akun Twitter menyalahkan pemerintah Negara Bagian California, atas kebakaran hutan yang terjadi dan menewaskan lebih dari 20 orang. Pernyataannya itu menuai kecaman dari kalangan politikus hingga persatuan pemadam kebakaran.

Dilansir CNN, Senin (12/11/2018), Trump menuding pemerintah California gagal mencegah kebakaran hutan. Menurut dia hal itu disebabkan karena kekeliruan tata kelola hutan, dan bahkan dia mengancam bakal memangkas pos anggaran untuk program itu.



“Sebenarnya kebakaran hutan yang besar, mematikan, dan merugikan di California tidak perlu terjadi kecuali jika pengelolaan hutannya buruk. Miliaran dolar selalu diberikan setiap tahun, tapi banyak nyawa melayang, semua karena salah urus hutan. Segera perbaiki atau tidak ada lagi tunjangan dari negara!,” cuit Trump pada Sabtu (10/11) pekan lalu.

Kemudian pada Ahad (11/11) kemarin, Trump kembali mencuit soal kebakaran hutan. Nadanya pun tetap negatif.

“Kalau pengelolaan hutannya benar, kita bisa mencegah kehancuran yang terjadi di California. Cerdaslah!,” cuit Trump.

Banyak pihak merasa kecewa dengan pernyataan Trump soal kebakaran hutan. Menurut mereka Trump seolah mempolitisasi bencana yang menewaskan puluhan orang itu.

“Pernyataannya ceroboh dan menghina para pemadam kebakaran dan para korban,” kat Ketua Asosiasi Pemadam Kebakaran Dunia, Harold Schaitberger.

Sedangkan menurut Ketua Pemadam Kebakaran Profesional California, Brian K. Rice, pernyataan Trump sangat tidak patut di tengah kejadian yang mematikan itu.

“Pernyataan Presiden dengan mengancam akan menahan bantuan untuk para korban sebenarnya karena kurang informasi dan waktunya tidak tepat, serta merendahkan mereka yang berjibaku melawan kebakaran di garis depan,” kata Rice.

Kebakaran hebat melanda kawasan elit Malibu, California, Amerika Serikat. (Kredit: Daily Mail)

 

Tudingan Trump soal salah urus hutan menurut Rice juga keliru. Sebab kebakaran tidak seluruhnya terjadi di hutan, tetapi juga muncul di wilayah pemukiman.

“Kebakaran hutan dipicu karena tumbuhan yang kering, angin kencang, kelembaban yang rendah, dan muka wilayah,” ujar Rice.

Senator California, Henry Stern juga menyayangkan pernyataan Trump soal kebakaran hutan. Menurut dia mestinya Trump lekas mengambil tindakan dengan menyatakan status bencana nasional supaya masalah itu bisa segera ditangani lebih cepat, ketimbang mencuit dan menyudutkan pihak lain.

“Kebakaran tidak mengenal politik, jadi saya mohon kepada Presiden supaya menetapkan status bencana nasional dan tidak menyeret hal ini ke ranah politik,” ujar Henry.

Hingga saat ini korban meninggal dalam kebakaran hutan di California mencapai 25 orang. Rinciannya adalah kebakaran di sebelah utara California merenggut nyawa 23 orang, 110 orang hilang, serta ribuan rumah dan bangunan hancur. Wilayah yang dilahap si jago merah mencapai 109 ribu hektare.***

Sumber: CNN Indonesia

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: