18 November 2018
Home / News / Internasional / Dua pendaki asal Riau taklukkan puncak Kilimanjaro

Dua pendaki asal Riau taklukkan puncak Kilimanjaro

Erdy Damanik dan Ahmad Fadillah saat berada di puncak Gunung Kilimanjaro. (Kredit: istimewa)

Tanzania (RiauNews.com) – Dua pendaki asal Riau, Erdy Damanik dan Ahmad Fadillah, berhasil mencapai puncak salah satu gunung tertinggi di dunia yang berada di Benua Afrika, Gunung Kilimanjaro, Tanzania.

Keduanya berhasil mencapai Uhuru Peak, nama puncak gunung tersebut, pada Jumat (9/11/2018), yang berada 5.895 meter di atas permukaan laut (mdpl), namun dalam waktu yang berbeda, karena sempat berpisah.



Ahmad sampai pada pukul 07.00 waktu setempat, atau pukul 11.00 WIB. Sedangkan Erdy sampai di summit Uhuru Peak pada pukul 09.00 waktu setempat, atau sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah mencapai puncak, keduanya dengan bangganya membentangkan bendera Provinsi Riau, dan memakai tanjak khas Riau, seperti yang sudah mereka rencanakan sejak awal.

Dilansir oleh Tribunnews, Erdy menceritakan, pengalamannya mendaki gunung tertinggi di Afrika itu dengan suka cita dan haru. Apalagi dengan pemandangan yang belum pernah ia lihat di puncak-puncak pegunungan lainnya.

“Saat di puncak, rasanya sangat luar biasa, pengalaman tak terlupakan, bisa menapakkan kaki di tempat tertinggi di Benua Afrika,” kata Erdy melalui pesan Whatsapp, Sabtu (10/11/2018) pagi.

Apalagi saat berada di puncak ia mendapati salju yang masih cukup banyak. Ia juga sempat merasakan terjengkang di atas es sebelum memasang sepatu anti slip.

“Pemandangannya juga luar biasa, dengan salju abadi. Saya sempat juga merasakan bagaimana terjengkang di atas es. Saat berjalan di atas es, sebelum sepatu dipasang grips crampon atau alat bantu anti slip di ice,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Kilimanjaro merupakan salah satu di antara 7 pendakian yang sudah direncanakan sejak dua puluhan tahun lalu oleh Mapala Humendala.

Ke tujuh puncak alias seven summit yang direncanakan itu meliputi, Gunung Jaya Wijaya di Indonesia (4.884 mdpl), Gunung Vinson di Antartika (4.897 mdpl), Gunung Elbrus di Rusia (6.962 mdpl), Gunung Kilimanjaro di Tanzania (5.895 mdpl) Gunung Aconcagua di Argentina (6.962 mdpl), Gunung Denali di Alaska (6.194 mdpl) dan Gunung Everest di Nepal dan Tibet (8.848 mdpl).

Pendakian menuju puncak Kilimanjaro merupakan pendakian kedua, setelah sebelumnya pada tahun 1996 Mapala tersebut juga melakukan ekspedisi ke salah satu gunung di Papua, Jaya Wijaya, yakni Puncak Carstenz.

Selanjutnya mereka juga ada rencana akan melanjutkan ke Gunung Elbrus di Russia dalam waktu yang belum ditentukan.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: