Rab 17 Safar 1441 H, 16 Oktober 2019
Home / Nasional / Viral, LED SPBU di Medan hina Jokowi dan Megawati

Viral, LED SPBU di Medan hina Jokowi dan Megawati

Totem LED sebuah SPBU di Medan yang menampilkan kalimat menghina Jokowi dan Megawati. (Foto: Youtube)

Medan (RiauNews.com) – Sebuah SPBU 142021141 yang terletak di Jalan Marelan IV, Kota Medan, Sumatera Utara, mendadak menjadi terkenal. Sebab totem display LED milik mereka selain menampilkan daftar harga BBM yang dijual, juga terdapat tulisan yang bernada menghina Joko Widodo dan Megawati.

Video terkait totem display LED SPBU ini pun kemudian viral di media sosial.



Saat ini aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan bagaimana hal yang tak patut ini bisa terjadi.

Kepala Satuan Reskrim Polres Belawan, AKP Jerico Lavian Chandra, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang saksi terkait ujaran kebencian itu.

Baca: Bandingkan kasus Musthofa dengan Ulin Yusron, BPN: Pendukung Jokowi tak tersentuh polisi

“Sudah ada yang kita periksa sekitar 7 orang, yakni pegawai SPBU, termasuk manajer kita periksa semua dan didalami masing-masing,” kata Jerico kepada wartawan, Senin (27/5/2019).

Jerico mengungkapkan untuk saat ini, barang bukti diamankan sementara berupa laptop dan perangkat wifi dari lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Untuk pelaku sendiri masih dalam proses penyelidikan.

“Kemarin itu baru kita cek ternyata router-nya itu, wifi-nya masih memakai password default. Jadi belum dia ganti masih pakai password lama yang pertama sekali dikasih sama vendor,” tutur Jerico.

Baca: Keberadaan SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu dipertanyakan

Tiang display di SPBU Pertamina ini, yang biasanya hanya menerangkan harga bahan bakar, justru turut menampilkan tulisan bernuansa SARA dan penghinaan kepada Jokowi dan Megawati.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo, mengatakan totem display LED milik SPBU Pertamina Marelan diretas.

Roby mengetahui hal itu Kamis malam, 23 Mei 2019, sekitar pukul 22.00 WIB, tak lama setelah pergantian petugas SPBU. Petugas sekuriti mengetahuinya setelah melihat warga berkumpul di depan tiang atau papan display itu.

Baca: Saktinya Ulin Yusron, buzzer Jokowi yang tak tersentuh polisi

“Kita koordinasikan agar totem dimatikan, dan langsung di hard reset totem untuk dimatikan,” kata Roby.

Pertamina sudah mengambil langkah-langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka mengirim tim IT Security untuk ke SPBU dengan nomor 142021141 itu.

“Untuk sementara ini dalam meningkatkan keamanan, totem-totem yang ada di SPBU seputaran Kota Medan yang memiliki totem itu semua dinonaktifkan. Paralel kita tingkatkan sekuriti terhadap sistemnya, untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang,” tutur Roby.***[VIVA]

Komentar