Sel 22 Rabiul awal 1441 H, 19 November 2019
Home / Nasional / Video klarifikasi UAS alasannya mundur sebagai PNS di UIN Suska Riau

Video klarifikasi UAS alasannya mundur sebagai PNS di UIN Suska Riau

Ustaz Abdul Somad

Pekanbaru (Riaunews.com) – Ustaz Abdul Somad (UAS) akhirnya membeberkan alasan mengundurkan diri dari PNS Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.

Dari video yang diunggah di situs berbagi video Youtube, UAS memberikan klarifikasi alasannya mundur, sehingga diharapkan tak ada kesimpnagsiuran informasi.

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Karena alasan tidak bisa aktif di kampus (UIN Suska Riau) karena kan musti wajib cek clock masuk jam 8 pagi pulang jam 4 sore. Kemudian musti masuk kantor dari Senin sampai Jumat, jadi saya tidak sanggup, itu alasan yang pertama,” ucap UAS di video yang diunggah akun Ajran Islam.

“Yang kedua, jadwal pengajian sampai 2021. Yang ketiga, pengabdian ini kan tidak terbatas hanya di kampus, dan banyak juga kakak-kakak kelas saya keluar dari PNS, ya karena merasa pengabdian bisa lebih luas. Dengan alasan itu lah saya mengundurkan diri dari Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim. Mudah-mudahan ini bisa menjadi klarifikasi, terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” tutup UAS.

 

 

Sementara itu, Rektor UIN Suska Riau Ahmad Mujahidin mengaku keberatan melepaskan Ustaz Abdul Somad dari UIN Suska Riau yang sudah mengajar di kampus tersebut sejak 2009.

“Selain administrasi, kita juga memiliki semacam hubungan batin. Saya pikir, sebagai orang Riau yang bertugas keseharian di Riau, suasana batin kita sama. Dengan masyarakat Riau pada umumnya, kita mencintai Ustaz Somad dengan kelebihan dan kekurangannya. Beliau mengangkat nama baik Riau di mana pun dia berada,” ungkap Ahmad.

Namun, setelah mengundurkan diri dari UIN Suska Riau, kata dia, banyak pihak yang menyayangkan, termasuk keluarga kampus.

“Tapi kalau beliau sudah mundur, tidak ada pertimbangan lain, tentu administrasi akan berjalan juga. Memang banyak orang yang menyesali dan menyayangkan. Kita juga sama. Karena beliau itu sudah Amazing Man. Dihalu-halukan kalau bahasa melayunya atau diharapkan diseluruh negeri,” ucap Akhmad, dikutip Kompas.com.***

Komentar