Sun 11 Rabi Al Thani 1441 H, 8 December 2019
Home / Nasional / Sentil pimpinan KPK, UAS unggah undangan ceramah di Mabes TNI AD

Sentil pimpinan KPK, UAS unggah undangan ceramah di Mabes TNI AD

Ustaz Abdul Somad saat mengisi ceramah di Mabes TNI. (Foto: instagram)

Jakarta (Riaunews.com) – Seakan menyentil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyatakan menolak kedatangannya, Ustaz Abdul Somad lewat akun Instagram resminya, ustadzabdulsomad_official, mengunggah surat undangan resmi ceramah dari Direktorat Keuangan Markas Besar (Mabes) TNI AD.



Undangan tersebut mengenai permohonan kepada Ustaz Abdul Somad untuk menjadi penceramah dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa, 19 November 2019.

“Direktorat Keuangan Angkatan Darat. Peresmian Masjid Amanah bersama Bapak Brigadir Jenderal TNI Temas,” tulis UAS.

Di samping itu, Ustaz Abdul Somad juga memamerkan foto bersama para prajurit TNI, termasuk dengan Direktur Keuangan TNI AD Brigadir Jenderal Temas. Bahkan, terlihat juga banyak para prajurit TNI yang meminta berswafoto dengan UAS.

Dikutip dari laman Vivanews, kehadiran Ustaz Abdul Somad (UAS) di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan undangan resmi secara kelembagaan. Oleh karena itu, kedatangan UAS di lembaga antirasuah untuk mengisi ceramah pascasalat Zuhur sempat dicegah.

“Kalau (kedatangan) Ustaz Abdul Somad sama sekali bukan (undangan resmi) lembaga. Jadi ada beberapa staf yang pada waktu itu kajian zuhur undang Ustaz Abdul Somad. Bahkan, sebelum malamnya diberitahu, sebetulnya pimpinan sudah mencegah,” kata Ketua KPK, Agus Rahardjo.

Ia berdalih pencegahan dimaksud bukan mengenai kapasitas ilmu UAS, melainkan lantaran Ustaz Abdul Somad termasuk yang berpihak saat Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Agus juga beralasan jika hal ini untuk menjaga KPK tak dinilai berafiliasi politik tertentu.

“Bukan mencegah kapasitas UAS, tapi kan di beberapa waktu lalu pernah ada kontroversi ya mengenai beliau. Kami mengharap kalau yang khotbah di KPK itu orang yang inklusif orang yang tidak berpihak pada aliran tertentu. Harapan kita semuanya begitu,” ungkap Agus.***

Komentar