Sel 16 Safar 1441 H, 15 Oktober 2019
Home / Nasional / Pengantin baru tewas tertimbun longsor

Pengantin baru tewas tertimbun longsor

Bencana tanah longsor menimbun sebuah bangunan. (Foto: Jawapos)

Cianjur (Riaunews.com) – Pasangan suami-istri yang masih merupakan pengantin baru, Hendri (21) dan Siti (20), ditemukan sudah tidak bernyawa akibat tertimbun longsor tanah. Warga Kampung Cirawa, Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat itu tertimbun bersama bangunan rumah yang mereka tempati.



Walaupun kesulitan, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban yang ditemukan dalam satu ruangan dalam kondisi tertelungkup, dan sempat tertimbun tembok bangunan serta longsoran setinggi beberapa meter.

Kakek korban, Ece (57) mengatakan, dirinya dan anggota keluarga lainnya sempat memanggil serta mencari kedua korban selang beberapa saat setelah longsor menghantam rumah. Namun tidak terdengar jawaban dari dalam rumah, sehingga pihak keluarga berupaya menggali longsoran yang sebagian besar menutupi rumah yang dihuni pasangan suami istri itu.

“Kami sempat melakukan upaya mencari jasad keduanya yang tertimbun longsoran. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil, setelah petugas gabungan datang, barulah jasad cucu kami berhasil ditemukan,” katanya seperti dilansir dari Antara, Rabu (9/10/2019).

Dia menduga kedua pasangan yang baru menikah beberapa bulan yang lalu itu, sudah tertidur saat hujan turun deras. Sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan diri ketika longsor menghantam rumah.

“Kami sempat memanggil-manggil dari luar rumah agar mereka cepat ke luar karena tebing di belakang rumah mulai longsor dan akan menimpa rumah yang terletak berdekatan. Namun tidak ada jawaban dari dalam rumah,” jelasnya.

Setelah jasad korban berhasil ditemukan langsung dibawa ke Puskesmas Cibeber, guna visum. Sedangkan pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian pasangan tersebut.

Sementara PMI Cianjur, mencatat akibat longsor yang menimpa kawasan tersebut, menyebabkan tiga rumah milik korban, Ece kakek korban dan Iwan (30) merupakan paman korban, rusak berat, sehingga terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudaranya.***

Komentar