Selasa, 21 Januari 2020
Home / Nasional / PA 212 kecewa KPK ingin batalkan ceramah Ustaz Abdul Somad

PA 212 kecewa KPK ingin batalkan ceramah Ustaz Abdul Somad

Ustaz Abdul Somad.

Jakarta (Riaunews.com) – Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Slamet Maarif menyatakan kekecewaan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sempat ingin membatalkan ceramah ustaz Abdul Somad (UAS) secara sepihak.



KPK sebelumnya mengundang UAS untuk berceramah di Kantor KPK pada Selasa (19/11). Namun Pimpinan KPK sempat ingin membatalkan undangan ceramah tersebut dengan alasan UAS sempat memicu kontroversi di publik.

“Saya menyayangkan kalau beliau diundang kemudian ditolak. Kalau sudah diundang, berarti risiko yang mengundang. Beliau (UAS) hanya menerima undangan dan melaksanakan kewajiban,” kata Slamet saat ditemui di Kantor DPP FPI, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Slamet menyinggung adab menerima tamu yang diterapkan KPK. Dia menuturkan KPK sudah tak menghormati UAS dengan ingin membatalkannya.

Dia menyampaikan seharusnya KPK menunjukkan adab sebagai tuan rumah dengan konsisten saat mengundang UAS sebagai pengisi acara. Sebab UAS sudah menyempatkan waktu khusus untuk KPK.

“Kalau memang diundang ya layani, dihormati, itu etika apalagi beliau seorang ulama, harus dimuliakan,” ucap pria yang juga Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) itu.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengungkapkan pimpinan KPK sempat mencegah kehadiran Abdul Somad mengisi materi ceramah di lembaganya. Agus mengklarifikasi kehadiran pendakwah asal Riau itu bukan diundang secara kelembagaan.

“Jadi ada beberapa staf yang pada waktu itu kajian zuhur mengundang ustaz Somad. Bahkan sebelumnya, malamnya diberitahu, sebetulnya pimpinan sudah mencegah,” kata Agus saat ditemui di Kantor Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (20/11).

“Bukan mencegah kapasitas ustaz Abdul Somad, tapi kan beberapa waktu lalu pernah ada kontroversi ya mengenai beliau,” ucapnya melanjutkan.

Ia pun menerangkan kedatangan Abdul Somad atau yang kerap disapa dengan sebutan UAS itu atas undangan Badan Amil Islam KPK (BAIK).

“Kami juga sudah [bilang] jangan, jangan diundang. Karena beliau beberapa waktu lalu kan pernah ada kontroversi,” tutur Agus.

Imbauan itu disampaikan pada malam sebelum hari Abdul Somad berceramah. Tapi faktanya keesokan harinya UAS tetap hadir.

“Ya itu nanti kepada pegawainya, kami periksa.”

Kegiatan itu berbeda dengan kedatangan KH Ahmad Muwafiq pada Rabu (20/11) hari ini. Menurut Agus acara yang dihadiri Gus Muwafiq telah dibahas jauh-jauh hari dan merupakan program resmi Pimpinan KPK.

“Yang ini memang sudah direncanakan pimpinan sejak lama. Kalau yang kemarin, ada beberapa orang yang mengundang kajian zuhur, kemudian sebetulnya tidak disetujui pimpinan,” ungkap dia lagi.

Pada Selasa (19/11) kemarin, Abdul Somad memberikan tausiah ke pegawai dan pimpinan di Gedung Merah Putih KPK. Dia mengatakan menyampaikan materi tentang integritas penegak hukum terutama soal korupsi dari sudut pandang Islam.

Somad juga mengklaim turut memberi dukungan moral terhadap seluruh elemen di lembaga antirasuah tersebut. Kata dia, apa yang telah dikerjakan KPK sudah sesuai dengan ajaran Islam.***[CNN]

%d blogger menyukai ini: