Rab 19 Muharram 1441 H, 18 September 2019
Home / Nasional / Moskow respon pernyataan Jokowi soal “Propaganda Rusia”

Moskow respon pernyataan Jokowi soal “Propaganda Rusia”

Presiden RI Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT ASEAN-Rusia beberapa waktu lalu di Singapura. (Kredit: Twitter/Kedutaan Rusia)

Moskow (RiauNews.com) – Pemerintah Rusia bereaksi atas istilah “propaganda Rusia” yang diucapkan calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, ketika mengklaim lawan politiknya mendistorsi fakta dan menyebarkan berita palsu.

“Sebagaimana diketahui istilah ‘propaganda Rusia’ direkayasa pada tahun 2016 di Amerika Serikat dalam rangka kampanye pemilu presiden. Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas,” ucap pihak Kedutaan Rusia di Jakarta melalui akun Twitter @RusEmbJakarta pada Senin (4/2/2019).

Pihak kedutaan Rusia juga menerangkan posisi negaranya yang tidak melakukan intervensi dalam urusan dalam negeri dan proses pemilihan negara asing.

“Kami menggarisbawahi bahwa posisi prinsipil Rusia adalah tidak campur tangan pada urusan dalam negeri dan proses-proses elektoral di negara-negara asing, termasuk Indonesia yang merupakan sahabat dekat dan mitra penting kami,” tambahnya.

Jokowi yang mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua, tidak merinci apa yang ia maksud dengan istilah “propaganda Rusia”, dan tidak secara langsung menuduh Moskow ikut campur dalam pemilihan.

“Ada tim kampanye yang telah mempersiapkan … ‘Propaganda Rusia’, yang terus-menerus memuntahkan … fitnah, dosa, dan tipuan,” katanya saat acara kampanye di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (2/2) lalu.

Rusia telah berulang kali dituduh ikut campur dalam pemilihan presiden AS 2016 dalam upaya untuk mempengaruhi hasil mendukung Donald Trump, dan Moskow membantah tuduhan tersebut.***

Pewarta: Ilva

Komentar
%d blogger menyukai ini: