Sen 21 Rabiul awal 1441 H, 18 November 2019
Home / Nasional / Komentari penusukan Wiranto, politisi PPP ini ingin polisi memproses Hanum Rais

Komentari penusukan Wiranto, politisi PPP ini ingin polisi memproses Hanum Rais

Hanum Rais. (Foto: Detikcom)

Jakarta (Riaunews.com) – Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ade Irfan Pulungan menyayangkan komentar putri Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Hanum Rais yang dinilai menyindir insiden penusukan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di Banten hanyalah sebuah sandiwara.



Mantan Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin itu mengatakan bukan kali pertama Hanum menyampaikan tuduhan yang tak terbukti.

“Dulu Hanum terbukti ikut sebagai aktor penting dalam penyebaran hoax Ratna Sarumpaet. Kali ini ia berbuat serupa dengan menyebarkan hoaks dan tuduhan yang tak terbukti kepada Wiranto,” kata Irfan lewat keterangan tertulis, Ahad (13/10/2019).

Irfan menilai Hanum ingin mencari perhatian dengan menempatkan dirinya sebagai tokoh antagonis. Ia ingin dikenal dengan cara instan yaitu dengan menyebarkan hoaks dan tuduhan yang membuat gaduh dan heboh di masyarakat Indonesia.

“Dalam cerita pewayangan ada Sengkuni yang merepresentasikan tokoh jahat dan antagonis, Hanum Rais tampaknya ingin menjadi Sengkuniwati agar cepat terkenal,” sindir Irfan.

Tuduhan Hanum kali ini menurut Irfan perlu diproses secara hukum agar menimbulkan efek jera pada Hanum. Apalagi ia sekarang telah menjadi anggota DPRD di Yogyakarta yang seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat Indonesia.

“Kepada Hanum, saya sarankan tunjukkan prestasi jika ingin terkenal, jangan lakukan fitnah sana, fitnah sini, sebab itu dosa dan tidak beradab serta melanggar hukum,” pungkasnya.

Dilansir CNNIndonesia, sebelumnya Hanum berkicau di akun Twitter pribadinya pada 11 Oktober 2019 dengan menuduh insiden penusukan Wiranto hanya sebuat upaya untuk mencari perhatian agar dana deradikalisasi bisa mengucur.

Akibatnya, Hanum Rais kemudian dipolisikan. Tak hanya Hanum, musikus Jerinx yang merupakan penabuh Superman Is Dead (SID) dan Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya lantaran membuat unggahan di media sosial terkait insiden penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto.***

Komentar