25 Agustus 2019
Home / Nasional / Jokowi kalah di Mandailing Natal, Bupati mundur dari jabatan

Jokowi kalah di Mandailing Natal, Bupati mundur dari jabatan

Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution.

Madina (RiauNews.com) – Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal dihebohkan dengan beredarnya surat permohonan pengunduran diri Bupati Mandailing Natal, H Dahlan Hasan Nasution dari jabatannya. Dalam surat itu, Dahlan Hasan mengundurkan diri karena hasil pemilu yang mengecewakan capres petahana Joko Widodo (Jokowi).

Seperti dilansir Antara, Ahad (21/4/2019), surat pengunduran bupati yang beredar di media sosial tersebut tertanggal 18 April 2019 dan bernomor 019.6/1214/TUMPIM/2019. Surat tersebut langsung ditujukan kepada Presiden RI, Joko Widodo d.p Menteri Dalam Negeri.

Baca: Jokowi-Ma’ruf tertinggal jauh di Riau yang kepala daerah mendukungnya

Dalam surat itu dijelaskan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir pembangunan di Mandailing Natal cukup signifikan seperti pembangunan pelabuhan Palimbungan, rumah sakit, lanjutan pembangunan jalan Pantai Barat, dan rencana pembangunan Bandar Udara Bukit Malintang.

Sejalan dengan uraian di atas dan mengingat pencerahan yang sudah cukup diberikan kepada masyarakat bersama putra daerah dan kalangan ulama, baik yang berdomisili di Medan maupun Jakarta, namun belum berhasil mengubah pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan.

Baca: Erin Taulany resmi dipolisikan karena dianggap menghina Prabowo

“Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada bapak Presiden dan sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Madina,” tulisnya.

Di akhir surat yang langsung ditandatangani oleh Dahlan Hasan juga ditegaskan bahwa dia siap untuk mendukung segala pembangunan meski dia sudah tidak menjabat lagi.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Madina, Muktar Afandi Lubis yang dihubungi Antara melalui selulernya, Ahad (21/4) membenarkan surat tersebut.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: