Jumat, 17 Januari 2020
Home / Nasional / Jokowi akhirnya buka suara alasan beri grasi ke Annas Maamun

Jokowi akhirnya buka suara alasan beri grasi ke Annas Maamun

Presiden Joko Widodo saat menemui wartawan yang bertugas meliput di Istana Negara. (Foto: Liputan6)

Jakarta (Riaunews.com) – Presiden Joko Widodo akhirnya bersuara setelah sejumlah pihak mengkritik kebijakannya yang memberikan grasi pada Mantan Gubernur Riau Annas Maamun.

“Kenapa itu diberikan? Karena memang dari pertimbangan MA seperti itu. Pertimbangan yang kedua dari Menko Polhukam juga seperti itu,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).



Sementara alasan lainnya adalah dari sisi kemanusiaan. Menurut Jokowi, Annas Maamun usianya sudah uzur dan sakit-sakitan terus sehingga dari kacamata kemanusiaan itu diberikan.

“Tapi sekali lagi, atas pertimbangan MA, dan itu adalah hak yang diberikan kepada Presiden dan UUD,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Jokowi pun mengemukakan pembelaan lain untuk menangkis kritik soal grasi tersebut. Apa katanya?

Jokowi menegaskan haknya untuk memberikan grasi sesuai dengan amanat negara. Jokowi mengatakan tidak semua grasi dikabulkannya.

“Grasi itu adalah hak yang diberikan kepada Presiden atas pertimbangan MA. Itu jelas sekali dalam UUD kita. Jelas sekali. Tidak semua yang diajukan pada saya kita kabulkan. Coba dicek berapa yang mengajukan berapa ratus yang mengajukan dalam satu tahun, yang dikabulkan berapa dicek betul,” ujar Jokowi.

Keputusan Jokowi memberikan Annas grasi tertuang pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 23/G Tahun 2019. Keppres itu diteken Jokowi pada 25 Oktober 2019. Lewat grasi, Jokowi meringankan hukuman Annas menjadi 6 tahun atau dikorting 1 tahun. Dengan demikian, Annas diperkirakan bebas tahun depan.

Terbitnya grasi itu membuat KPK terkejut karena kasus yang membelit Annas dinilai KPK sangat merugikan negara. Kritik keras juga datang dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengaku kecewa atas keputusan tersebut.

Jokowi mengaku tak khawatir saat ditanya tentang komitmen pemberantasan korupsi.

“Nah kalau setiap hari kita keluarkan grasi untuk koruptor, setiap hari atau setiap bulan, itu baru, itu baru silakan dikomentari. Ini kan apa,” kata Jokowi.***

%d blogger menyukai ini: