Istri Ridwan Kamil dikirimi surat kaleng karena masukkan anaknya ke SMA Favorit

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, bersama istri Atalia Praratya.

Bandung (RiauNews.com) – Sepucuk surat kaleng ditujukan kepada Istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atalia Praratya, karena ketahuan mendaftarkan putrinya Camillia Laetitia Azzahra (Zahra) ke sekolah favorit pada PPDB 2019 ini, yakni pada SMA 3 dan 5 Bandung.

Atalia dinilai tidak memberikan contoh dalam upaya pemerataan kualitas pendidikan.



Surat kaleng ini beredar di aplikasi perpesanan (Whatsapp) seperti yang dilansir detikcom, Selasa (25/6/2019). Pengirim surat kaleng ini mengaku merupakan orang tua yang kebetulan anaknya satu angkatan dan memiliki UN sama dengan Zahra.

Baca Juga:

Dalam suratnya, pengirim memberikan saran kepada Atalalia agar Zahra tidak masuk ke SMA 3 dan 5. Alasannya, langkah tersebut bertolak belakang dengan upaya pemerataan kualitas pendidikan melalui sistem zonasi dalam PPDB di Jabar.

“Saya hanya beri saran, melihat situasi dan kondisi saat ini. Alangkah lebih baik zara tidak dimasukan ke sman 3 dan 5. Karena ini hanya akan memperkuat citra (favorit) SMA tersebut dan bertolak belakang dengan program zonasi. Apapun alasannya keberadaan Zara di sman itu berpengaruh,” kata pengirim surat kaleng.

Menurutnya sebagai istri orang nomor satu di Jabar harusnya memberikan contoh kepada masyarakat. Bukan semakin memperjelas keberadaan SMA 3 dan 5 sebagai sekolah favorit di Kota Bandung.

“Ibaratnya bu Atalia kan brand ambasadornya dalam mensosialisasikan program zonasi. Tp jika anaknya masih di 3 dan 5 berarti pandangan kami.. mindset bu Atalia masih menilai 3 dan 5 sebagai SMA favorit,” ungkap penulis surat kaleng.

“Bagaimana pun apabila ingin program zonasi sukses mindsetnya harus diubah … dimulai dr ibu gubernurnya … yang harus mau berkorban terlebih dahulu dengan tdk memasukan anaknya ke 3 dan 5,” lanjut isi surat kaleng

Ia juga mempertanyakan proses pendaftaran Zahra yang menggunakan jalur mutasi orang tua. Mengingat, Zahra baru saja pindah dari kediamannya di Cigadung ke Gedung Pakuan, Kota Bandung.

“Sy mendengar zara pindah kk untuk bisa ke SMAN 3 dan 5. Walau dgn klarifikasi pindah kerja. Masih 1 kota. Sementara di bagian informasi SMA… pindah kk itu yg boleh hanya pindah antar kota. Bukan di dalam kota,” ujar pengirim.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: