Tue 13 Rabi Al Thani 1441 H, 10 December 2019
Home / Nasional / Indonesia rawan gempa, kecuali wilayah ini

Indonesia rawan gempa, kecuali wilayah ini

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Jakarta (RiauNews.com) – Dalam dua hari terakhir, gempa terjadi di bagian selatan Pulau Jawa. Meski tak menimbulkan tsunami, namun ratusan rumah di Tasikmalaya dilaporkan rusak.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, wilayah Indonesia memang sangat rawan terjadi gempa bumi. Penyebabnya karena Indonesia terletak di zona subduksi atau lempeng tektonik.

Ia menjelaskan, di sebelah pantai barat Sumatera setiap tahunnya lempeng tektonik bergerak 5-6 sentimeter. Sementara di selatan Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sampai Halmahera bergeser tujuh sentimeter setiap tahun. Sedangkan di utara Papua, Maluku, Sulawesi, bergerak 12 cm setiap tahun.



Menurut Sutopo, akibat pergerakan lempengan ini suatu saat akan melepas energinya menjadi gempa.

“Indonesia memang rawan gempa kalau melihat kondisi ini hampir di seluruh wilayah Indonesia kecuali Kalimantan,” kata Sutopo di Jakarta, Sabtu (16/12).

Sutopo menambahkan, jika terjadi gempa bumi, memang selalu terjadi banyak kerusakan dan korban jiwa yang jatuh sehingga kerugiannya cukup besar. Hal itu salah satu penyebabnya, menurut Sutopo adalah karena minimnya bangunan yang tahan gempa, selain itu juga tata ruang yang berkaitan dengan ancaman gempa masih sangat terbatas.

Peta jalur gunung api dunia (ring of fire) di mana Indonesia menjadi pertemuan tiga lempeng.

Laman BMKG menyebutkan Indonesia dilalui oleh jalur pertemuan tiga lempeng tektonik, yaitu: Lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik.

Lempeng Indo-Australia bergerak relatip ke arah utara dan menyusup kedalam lempeng Eurasia, sementara lempeng Pasifik bergerak relatip ke arah barat.***

Komentar

Leave a Reply