Sat 17 Rabi Al Thani 1441 H, 14 December 2019
Home / Nasional / Gerindra: Luhut atau Hyundai yang bohong?

Gerindra: Luhut atau Hyundai yang bohong?

Pernyatan Luhut dibatah pihak Hyundai soal investasi mobil listrik 1 juta dolar di Indonesia.

Jakarta (Riaunews.com) – Pernyataan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengenai penandatangan investasi mobil listrik senilai 1 miliar dolar AS dengan Hyundai dipertanyakan.



Pasalnya, pihak Hyundai Motor Company mengeluarkan bantahan atas pernyataan Luhut.

Luhut sebelumnya menguraikan bahwa saat Presiden Joko Widodo akan pergi ke Korea pada 24 November mendatang. Di sela kunjungan itu, akan ada penandatanganan kerja sama tersebut.

“Hyundai mau investasi kira-kira 1 miliar dolar AS di industri mobil listrik di dekat Karawang (Jawa Barat) sana. Tanahnya sekitar 600 hektare,” kata Menko Luhut dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Rabu (13/11/2019) malam.

Namun demikian, pernyataan itu mendapat bantahan dari Head of Global PR Hyundai Motor Company KS Kim yag menyebut belum ada keputusan untuk penambahan fasilitas produksi baru di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Ketua DPP Gerindra Iwan Sumule mengaku bingung dengan polemik ini. Pasalnya pernyaatan Luhut sebagai menteri yang membidangi investasi mendapat bantahan dari investor.

“Siapa bohong? Menko Luhut katakan Presiden Jokowi akan tanda tangan kesepakatan investasi mobil listrik senilai 1 miliar dolar AS dengan Hyundai akhir bulan ini,” tanyanya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (15/11).

“Sementara Hyundai Motor Company bantah pernyataan Luhut tersebut,” sambungnya.***

 

RMOL
Komentar