Sab 19 Rabiul awal 1441 H, 16 November 2019
Home / Nasional / Geram atas pelaporan Novel, netizen tantang Dewi Tanjung cuci muka pakai air keras

Geram atas pelaporan Novel, netizen tantang Dewi Tanjung cuci muka pakai air keras

Kader PDIP Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke polisi.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dilaporkannya penyidik senior KPK Novel Baswedan ke polisi oleh politisi PDIP Dewi Tanjung, membuat geram warganet.

Menurut mereka, Dewi tak seharusnya melaporkan hal tersebut. Bahkan kalau tidak percaya bahwa Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK), dia disarankan untuk mencoba cuci muka dengan air keras terlebih dahulu.



“Cobain dulu mba cuci muka mba pake aer keras. sama gak bentuknya nanti…,” kata akun @Taufik.R di kolom komentar CNNIndonesia.com.

Sementara akun @Moh Rafil menulis, “mudah2an hal yg sma dia akan alami & ada jg yg melaporkan klu dia pura2, spy dia bisa rasakan bgmn sakitnya ketika jd korban & msh di anggap pura2.”

Sementara netizen yang lain Ronald Arseinche, menganggap bahwa tindakan Dewi hanya sekadar untuk mencuri perhatian media agar lebih terkenal.

“Bully…ini sebenarnya yang dia tunggu….namanya akan dibesarkan oleh media….selamat….semoga anda terkena HIV AIDS…,” tulis @Ronald.

Seperti diberitakan sebelumnya, alasan Dewi Tanjung melaporkan Novel, karena dia mengaku curiga bahwa penyiraman tersebut hanya rekayasa Novel. Pasalnya banyak hal yang ia nilai janggal dalam kejadian itu.

“Ada beberapa hal yang janggal dari semua hal yang dia alami. Dari rekaman CCTV, bentuk luka, perban,” ujar Dewi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Di antaranya Dewi mempermasalahkan soal letak perban Novel yang dililitkan di bagian kepala dan hidung ketika dirawat di RS Mitra Keluarga, Jakarta Utara.

“Kepala yang diperban tapi tiba-tiba mata yang buta gitu kan,” tambahnya.

Selain itu ia juga mempertanyakan kondisi kulit wajah Novel yang masih mulus setelah disiram air keras.

“Kesiram air panas aja itu pun akan cacat, apalagi air keras,” tutur Dewi.***

Komentar