Sel 15 Rabiul awal 1441 H, 12 November 2019
Home / Nasional / Bintang Kejora dikibarkan di depan istana, dimana Jokowi?

Bintang Kejora dikibarkan di depan istana, dimana Jokowi?

Demo masyarakat Papua di depan Istana dengan mengibarkan Bendera Bintang Kejora. (Foto: Tribunnews)

Jakarta (Riaunews.com) – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Andre Rosiade mempertanyakan sikap Presiden Jokowi saat aksi mahasiswa Papua nekat mengibarkan bendera Bintang Kejora.

Sebab, aksi mereka dilakukan di depan Istana dan Markas Besar TNI AD, sehingga menjadi sorotan banyak pihak.



“Kami rakyat Indonesia sudah menyaksikan Bendera Bintang Kejora di kibarkan di depan Istana dan juga depan Mabes AD. Bahkan kita juga menyaksikan tuntutan permintaan Referendum,” kata Andre di Jakarta, Kamis (29/8/2019).

Andre pun meminta Jokowi tidak sibuk mengurusi pemindahan Ibu Kota yang notabenenya belum dibahas oleh DPR RI.

Dia mendesak agar Jokowi segera turun tangan menyelesaikan masalah yang ada di Papua, ketimbang fokus pemindahan ibu kota.

“Fokus mengenai Papua. Jangan hanya sibuk urus Ibu Kota baru,” cetus Andre.

Terkait kasus pengibaran di depan Istana, terjadi perbedaan pandangan para pembantu Jokowi.

Kapolri Tito Karnavian ingin kasus tersebut diusut tuntas dan pelakunya diproses hukum.

“Peristiwa pengibaran bendera di Jakarta. Saya sudah perintahkan Kapolda tangani,” kata Tito di Mabes Polri, Kamis (29/8/2019).

Tito menegaskan, hukum harus ditegakan tanpa tebang pilih.

“Hukum sesuai apa adanya. Kita harus hormati hukum,” tutup dia.

Namun, beda cerita dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang tidak mempermasalahkan aksi puluhan mahasiswa Papua yang mengibarkan bendera bintang kejora kemarin.

Diwartakan Liputan6.com, Moeldoko mengatakan pemerintah saat ini tidak ingin emosi sesaat untuk menghadapi hal tersebut.

“Kalau kita itu bermain di batas psikologi. Jadi kita juga harus ukur dengan baik. Kita juga enggak boleh emosional,” kata Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/8).

Menurut dia jika pemerintah melakukan aksi balasan maka akan semakin tidak kondusif. Agar tidak terjadi provokasi seperti apa yang diharapkan pihak lain.***

Komentar