Warga Catalonai tolak kebijakan Pemerintahan Madrid

Demo pemisahan Catalonia dari Spanyol.

Barcelona (RiauNews.com) – Keputusan pemerintah pusat Spanyol dengan membekukan pemerintah otonomi di wilayah Catalonia dan memerintahnya secara langsung, mendapat penolakan dari warga setempat.

Mereka menyebut langkah yang diambil Perdana Menteri Mariano Rajoy sebagai sesuatu yang ilegal.



Pemipimpin Catalonia Carles Puigdemont menyebut langkah Madrid yang membekukan pemerintah regional dan memaksakan Pemilu baru yang akan efekfit Jumat pekan depan, sebagai “serangan terburuk terhadap lembaga-lembaga dan rakyat Catalonia sejak kediktatoran militer Francisco Franco.”

“Saya meminta parlemen bertemu dalam sesi pleno di mana kami yang merupakan perwakilan kedaulatan rakyat, menentukan keputusan menyangkut usaha membubarkan pemerintahan dan demokrasi kami serta mengambil tindakan,” kata Puigdemont dalam pidato yang disiarkan televisi dan dikutip Reuters.*** (antara)

Komentar

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: