Kamis, 23 Januari 2020
Home / Internasional / Bandara di Manila ditutup akibat erupsi Gunung Taal

Bandara di Manila ditutup akibat erupsi Gunung Taal

Gunung Taal yang berlokasi sekitar 60 KM dari Manila meletus, akibatnya sejumlah bandara ditutup. (Foto: 9gag)

Manila (Riaunews.com) – Gunung Berapi Taal di provinsi Batangas, selatan Manila, Filipina, erupsi, Ahad malam (12/1). Letusan gunung ini melontarkan uap, abu, dan kerikil hingga 10 hingga 15 kilometer ke langit, seperti dilaporkan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina.



Debu dari erupsi gunung ini telah menutup landasan bandara internasional di Manila, Ahad malam. Semua penerbangan keberangkatan dan kedatangan ditunda, seperti dilaporkan Otoritas Penerbangan Sipil Filipina.

Pihak otoritas juga menyarankan untuk menutup Bandara Internasional Clark yang berada di utara tak jauh dari Manila. Penutupan dilakukan untuk mengurangi risiko akibat debu vulkanik. Otoritas berencana untuk mengalihkan penerbangan ke bandara yang tidak terpengaruh letusan ini di luar Manila.

Institut ini telah meningkatkan status bahaya Gunung Taal ke level 4 pada sore ini. Tanda ini menunjukkan, “erupsi berbahaya kemungkinan terjadi pada beberapa jam atau beberapa hari mendatang,” jelas Renato Solidum, kepala institut tersebut, seperti dikutip AP.

Jika tingkat bahaya menjadi level 5, berarti letusan berbahaya tengah terjadi dan kemungkinan berpengaruh pada wilayah yang lebih luas.

Gunung ini memang sudah menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik sejak tahun lalu. Gunung berapi kecil ini berada 60 kilometer dari ibukota Filipina. Gunung di tengah danau ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan bekat lansekap yang cantik.

Hingga saat ini belum dilaporkan adanya kerusakan atau korban luka Namun, pihak otoritas setempat sibuk melakukan evakuasi lebih dari 6 ribu penduduk desa dari pulau yang ada di tengah danau itu. Pulau itu menjadi bagian dari kaki gunung berapi tersebut.

Warga yang ada di kota-kota di pesisir danau juga ikut dievakuasi. Total ada 300 ribu orang yang menjadi target evakuasi ke Batangas untuk malam ini dan beberapa hari ke depan.

“Kami sudah meminta warga yang ada di wilayah berisiko tinggi, termasuk pulau gunung vulkano itu untuk segera melakukan evakuasi sebelum terjadi erupsi yang membahayakan,” jelas Solidum.***

%d blogger menyukai ini: