Sel 16 Safar 1441 H, 15 Oktober 2019
Home / Hukum & Kriminal / Wiranto terluka di bagian perut akibat tusukan gunting

Wiranto terluka di bagian perut akibat tusukan gunting

Kondisi Wiranto di rumah sakit usai ditusuk. (Foto: Pojoksatu)

Banten (Riaunews.com) – Pada Kamis 10 Oktober 2019 sekitar pukul 11.30 WIB, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, tiba-tiba saja diserang oleh orang yang tak dikenal. Penyerangan terjadi di pintu gerbang lapangan Alun-Alun Menes Desa Purwaraja, Pandeglang, Banten.



Ketika itu, mantan Panglima ABRI tersebut sedang berjalan ke arah mobil selepas menghadiri suatu acara. Kejadian dengan berlangsung cepat.

“Tahu-tahu salaman, didorong Pak Wiranto,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Kantor DivHumas Polri, Kamis 10 Oktober 2019, dikutip dari VIVAnews.

Pelaku penyerangan berjumlah dua orang yang diduga pasangan suami istri, Fitri Andriana Binti Sunarto dan Syahril Alamsyah alias Abu Rara. Modus kedua pelaku dengan berpura-pura mau bersalaman.

Meski ada pengamanan di sekitar Wiranto, kejadian nahas itu enggak terelakan. “Bagian pengamanan sudah melakukan pengamanan, tetapi dalam waktu yang sangat singkat seorang yang diduga pelaku menusukkan benda tajam kepada beliau dan saat itu Kapolsek ada di tempat,” ujar Dedi.

Saat sudah berada cukup dekat, pelaku mengayunkan gunting ke arah Wiranto. Kejadian itu berlangsung cepat, pelaku menyerang bagian perut Wiranto dengan gunting.

“Luka di bagian depan tubuh,” kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo dalam wawancara dengan tvOne, Kamis, 10 Oktober 2019.

Korban penyerangan enggak hanya Wiranto. Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto yang melakukan pengamanan tak luput dari luka tusuk di bagian punggung. Ajudan Wiranto, Fuad juga terkena sabetan gunting di bagian dada sebelah kiri atas.

Setelah kejadian, Wiranto dan korban lain dilarikan ke rumah sakit terdekat, RS Pandeglang. Setelah mendapat perawatan sementara, Wiranto dipindahkan ke ke Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, dengan menggunakan helikopter.

Isti Wiranto, Rugaiya Usman Wiranto tiba di RSPAD Gatot Soebroto sekitar pukul 14.20 WIB. Ia didampingi oleh anak beserta menantu. Setibanya di RS, mereka langsung memasuki ruangan yang telah disediakan dan tidak memberikan pernyataan apa pun.

Sementara itu, dua pelaku langsung diciduk. Mereka saat ini masih dalam pemeriksaan Polda Banten dan Densus 88 Antiteror Polri.***

Komentar