Sel 16 Safar 1441 H, 15 Oktober 2019
Home / Hukum & Kriminal / Tersangka Karhutla Riau capai 59

Tersangka Karhutla Riau capai 59

Petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Pelalawan, Riau. (Foto: RRI)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kepolisian Daerah Riau sepanjang 2019 telah menetapkan 59 tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dari jumlah tersebut, hanya dua yang berasal dari korporasi (perusahaan), selebihnya adalah perorangan.

Hal ini merupakan hasil penanganan dari 54 Laporan Polisi (LP).



Jumlah ini, bertambah dari yang sebelumnya, yakni 53 tersangka perorangan dari 51 LP.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto mengungkapkan, jumlah tersangka yang bertambah, ada di Polres Dumai 1 tersangka, Polres Meranti 1 tersangka, serta Polres Inhil 2 tersangka.

“Untuk tersangka kasus Karhutla perorangan sekarang sudah 57 orang, dari 54 LP. Bertambah 4 orang tersangka dari yang sebelumnya,” kata Sunarto, Sabtu sore.

Disebutkan Sunarto, tersangka perorangan ditangani oleh jajaran Polres di daerah masing-masing.

Dia merincikan, tersangka perorangan ditahan di Polres Inhil saat ini ada 6 orang, Polres Inhu 4 tersangka, Polres Pelalawan 5 tersangka, Polres Rohil 9 tersangka, Polres Bengkalis 8 tersangka, Polres Siak 4 tersangka dan Polres Dumai 9 tersangka.

Kemudian Polres Rohul 1 tersangka, Polres Kepulauan Meranti 3 tersangka, Polres Kampar 2 tersangka, Polres Kuantan Singingi 3 tersangka dan Polresta Pekanbaru 3 tersangka.

Sementara untuk luas lahan yang terbakar akibat ulah para tersangka, totalnya juga bertambah, menjadi 1.019,2999 hektare.

Lahan tersangka perorangan yang terbakar di Kabupaten Inhil seluas 559 hektare, Inhu 7 hektare, Pelalawan 42,25 hektare, Rohil 13,9 hektare, Bengkalis 208 hektare, Siak 11,5 hektare, Dumai 16,5049 hektare, Rohul 1 hektare, Kepulauan Meranti 3,7 hektare.

Selanjutnya, lahan terbakar di Kampar 4 hektare, di Kuantan Singingi 2 hektare dan di Pekanbaru 1,255 hektare.

Menurut Sunarto, dari penanganan perkara Karhutla ini, 30 kasus diantaranya masih proses sidik, sudah tahap I sebanyak 7 kasus, tahap II sudah 16 kasus.

Selain puluhan tersangka perorangan, Polda Riau melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus, kini sedang menyidik satu korporasi, guna menetapkan tersangka alias siapa yang bertanggung jawab terkait kebakaran lahan konsesi mereka. Perusahaan itu adalah PT Sumber Sawit Sejahtera (PT SSS).

Lokasi lahannya yang terbakar ada di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, seluas 150 hektare.

Kabarnya, dalam waktu dekat penyidik akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dari perusahaan yang tengah disidik ini.

Selain PT SSS, polisi juga sedang menyidik perkara kebakaran lahan PT Adei Plantation, yang juga lahannya berada di Kabupaten Pelalawan. Kuat dugaan, mereka sengaja membakar lahan seluas 4,5 hektar untuk skema replanting atau penanaman kembali sawit.

“Untuk PT Adei Plantation, kemarin di lahan mereka yang terbakar sudah dipasang police line. Perkaranya disidik oleh Bareskrim Polri, karena masuk Penanam Modal Asing (PMA),” sebut Sunarto.***

Komentar