Fri 16 Rabi Al Thani 1441 H, 13 December 2019
Home / Hukum & Kriminal / Polisi bidik perusahaan lain penyebab kabut asap di Riau

Polisi bidik perusahaan lain penyebab kabut asap di Riau

Petugas berupaya memadamkan api yang membakar lahan di Riau.

Pekanbaru (Riaunews.com) – Setelah menahan Manajer Operasional PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) berinisial AOH, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau juga fokus menuntaskan penyelidikan PT Tesso Indah (TI).

Perusahaan di Indragiri Hulu ini diduga ikut menjadi penyumbang kabut asap di Provinsi Riau.



Untuk mengumpulkan bukti adanya kesengajaan ataupun kelalaian sehingga 60 hektare lahan PT TI terbakar, penyelidik sudah meminta keterangan ahli. Petinggi perusahaan juga sudah diperiksa dalam kasus kebakaran lahan ini.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Ajun Komisaris Besar Andri Sudarmadi SIK, anggotanya masih di areal perusahaan terbakar mengumpulkan bukti lainnya. Penyelidik juga membawa ahli mengecek sisa kebakaran untuk diambil sempelnya.

“Ada dua ahli sudah diminta keterangan,” kata Andri didampingi Kasubdit IV Reskrimsus Polda Riau Komisaris Andi Yul SIK kepada Liputan6.com.

Dalam waktu dekat, Polda Riau berencana melakukan gelar perkara untuk menaikkan status PT TI dari penyelidikan ke penyidikan. Jika naik ke penyidikan, pengusutan akan dilakukan secara maraton.

“Tapi tetap dilakukan sesuai aturan berlaku, seperti PT SSS yang dilakukan secara maraton,” kata Andri.

Menurut Andri, 60 hektare lahan PT TI yang terbakar itu diduga berada di areal kerja perusahaan. Api diduga tidak berasal dari luar konsesi perusahaan ataupun lahan masyarakat di sekitarnya.

Ada dugaan kebakaran lahan ini sebagai persiapan penanaman atau land clearing sebagaimana temuan Polda Riau terhadap PT SSS. Hanya saja, modus pembakaran ini belum dibeberkan lebih jauh ke publik karena masih penyelidikan.

“Hampir miriplah dengan PT SSS (modusnya), kebakaran ada di dalam (areal) perusahaan,” terang Andri.

Selain PT TI, masih ada korporasi lainnya diusut kepolisian, yaitu PT Adei Plantation. Perusahaan di Pelalawan ini diusut Bareskrim Mabes Polri, di mana Polda Riau membantu pengungkapannya.

Untuk PT Adei sendiri, Bupati Pelalawan HM Harris sudah diperiksa terkait statusnya sebagai kepala daerah dan pemberi izin operasional. Tak menutup kemungkinan, Harris juga akan diminta keterangan untuk kasus kebakaran lahan PT SSS.

“Nanti pada saatnya akan kami buka,” imbuh mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Riau ini.***

Komentar