Selasa, 21 Januari 2020
Home / Hukum & Kriminal / Novel Bamukmin dipanggil polisi soal penganiayaan Ninoy

Novel Bamukmin dipanggil polisi soal penganiayaan Ninoy

Ninoy Karundeng.

Jakarta (Riaunews.com) – Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin akan diperiksa penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus dugaan penganiayaan relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Dalam Surat Panggilan dari Polda Metro Jaya, Novel diminta hadir ke Polda pada Kamis (10/10/2019). Dalam surat itu juga disebutkan Novel dipanggil sebagai saksi terkait peristiwa yang terjadi pada 30 September di Masjid Jami AL Falah, Pejompongan.



Novel menyatakan siap untuk memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. “Saya sebagai penegak hukum dan sebagai warga yang taat hukum tentunya akan hadir memberikan keterangan yang diminta oleh penyidik polda metro jaya,” kata Novel kepada CNNIndonesia.com, Senin (7/10/2019).

Ninoy mengaku dianiaya sejumlah orang di kawasan Pejompongan. Dalam laporannya ke polisi, penganiayaan bermula saat Ninoy sedang berkendara dengan sepeda motor di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ketika melewati wilayah Pejompongan ia menemui pedemo yang sedang mengangkut rekannya yang terkena gas air mata.

Melihat kejadian tersebut Ninoy segera menangkap situasi dengan kamera telepon genggamnya. Namun menyadari hal tersebut, para pedemo segera mendekati Ninoy dan merampas telepon genggamnya. Ninoy kemudian diseret dan dikeroyok massa.

Polisi telah menangkap sejumlah orang yang diduga menganiaya Ninoy. Satu dari sejumlah orang yang ditangkap merupakan anggota Organisasi Masyarakat.***

%d blogger menyukai ini: