Sab 22 Muharram 1441 H, 21 September 2019
Home / Hukum & Kriminal / Korupsi Jembatan Waterfront City Kampar, istri Jefry Noer diperiksa KPK

Korupsi Jembatan Waterfront City Kampar, istri Jefry Noer diperiksa KPK

Mantan Bupati Kampar Jefry Noer dan istri, Eva Yuliana. (Foto: Cakaplah)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Istri mantan Bupati Kampar Jefry Noer, Eva Yuliana, turut diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Waterfront City, Kampar, yang merupakan proyek multiyeras tahun anggaran 2015-2016 dengan potensi kerugian negara Rp39,2 miliar.



Eva diperiksa penyidik lembaga anti rasuah tersebut di Mako Brimob Polda Riau Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru, pada Jumat (6/9/2019).

Dikutip dari laman Riaupos.co, selain Eva, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution. Indra Pomi adalah mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar. Proses pemeriksaan kedua saksi dugaan korupsi proyek multiyears itu dilakukan secara terpisah.

Pemeriksaan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Indra Pomi yang mengenakan kemeja lengan panjang dan celana hitam tampak keluar dari ruang pemeriksaan dan menuju parkiran.

Dia sempat menolak diwawancarai, namun setelah didesak, akhirnya suami anggota DPRD Kampar Haswinda itu mau angkat bicara. Diakui Indra Pomi, kedatangannya untuk menjalani pemeriksaan atas perkara yang tengah diusut KPK.

“Diperiksa untuk tersangka Adn (Adnan, red),” ujar Indra sambil menuju ke mobil pribadinya.

Tak hanya itu, Indra juga sempat meminta agar tidak memberitakan pemeriksaan yang dijalaninya. Dia juga melarang ketika hendak difoto.

“Janganlah (diberitakan). Nggak usahlah difoto, ini privasi,” ungkapnya dengan nada melarang dan langsung masuk ke dalam mobil Nissan Juke warna merah BM 1544 ZH meninggalkan Mako Brimob Polda Riau.

Sementara Eva yang coba dihubungi melalui telepon seluler­nya terkait pemeriksaan kemarin tidak menjawab panggilan. Begitu juga dengan pesan WhatsApp yang dikirimkan, Eva tidak merespons sama sekali.

Salah seorang penyidik KPK mengakui, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi disinyalir mengetahui pembangunan proyek multiyears di Kampar. Langkah itu, kata dia, untuk merampungkan proses penyidikan.

“Selain saksi IP (Indra Pomi), kami juga memintai keterangan mantan istri Bupati Kampar (Eva Yuliana, red),” ujar pria baju batik yang enggan menyebutkan namanya itu.

Selain itu, ditambahkannya, proses pemeriksaan saksi juga dilakukan di Kabupaten Kampar oleh penyidik KPK. “Di Kampar ada juga pemeriksaan. Pemerisaan saksi ini masih akan berlanjut,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Kampar Jefry Noer telah diperiksa KPK di Jakarta pada Kamis (5/9/2019) untuk kasus tersebut.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: