26 September 2018
Home / Hukum & Kriminal / Kode ‘Perhatian’ agar opini BPK jadi WTP

Kode ‘Perhatian’ agar opini BPK jadi WTP


Jakarta (RiauNews.com) – Oknum Pejabat Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), ternyata memiliki kode terseniri untuk menyuap oknum pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dijelaskan Wakil Ketua KPK La Ode Muhammad Syarif, kode ini dilakukan agar proses suap menyuap berjalan lancar antara keduanya.

“Kode untuk sejumlah uang yang disepakati adalah memberi ‘Perhatian’,” kata La Ode M. Syarif saat melakukan konferensi pers terkait OTT KPK yang melibatkan oknum pejabat Kemendes PDTT dan BPK RI, Sabtu (27/5/2017).

Seperti diwartakan sejumlah media, penyidik KPK pada Jumat (26/5) mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya uang sebesar lebih dari satu miliar rupiah di beberapa ruangan di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Penyidik KPK menemukan uang sebesar Rp40 juta di ruang auditor BPK berinisial ALS. Kemudian di ruangan eselon I BPK yaitu RS senilai 3.000 dolar AS, dan Rp1,145 miliar. KPK menduga uang ini hasil dari dugaan kasus suap pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).***

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: