Fri 16 Rabi Al Thani 1441 H, 13 December 2019
Home / Hukum & Kriminal / Kasus penganiayaan Ninoy Karundeng, Novel heran kenapa dia dipanggil

Kasus penganiayaan Ninoy Karundeng, Novel heran kenapa dia dipanggil

Novel Bamukmin.

Jakarta (Riaunews.com) – Novel Bamukmin mengaku heran dengan pemanggilan yang dilakukan polisi terhadapnya, atas kasus dugaan penganiayaan yang terjadi atas relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Menurut Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 ini saat itu dia tidak berada di lokasi saat kejadian penganiayaan.



“Saya heran kok dikait-kaitkan dengan saya, di mana korelasinya dan berdasarkan informasi darimana didapatkan keterangan yang ngawur itu,” katanya.

Kata Novel, dia akan menjelaskan seluruh informasi yang diketahuinya saat pemeriksaan.

“Saya tidak ada di lokasi manapun baik di sekitar masjid maupun lokasi demo dan sekitarnya dan sampai surat panggilan yang saya terima kemarin siang,” katanya, “Saya malah belum melewati sekitar itu.

Dalam Surat Panggilan dari Polda Metro Jaya, Novel diminta hadir ke Polda pada Kamis (10/10/2019). Dalam surat itu juga disebutkan Novel dipanggil sebagai saksi terkait peristiwa yang terjadi pada 30 September di Masjid Jami AL Falah, Pejompongan.

Novel menyatakan siap untuk memenuhi panggilan Polda Metro Jaya.

“Saya sebagai penegak hukum dan sebagai warga yang taat hukum tentunya akan hadir memberikan keterangan yang diminta oleh penyidik polda metro jaya,” katanya.***

Komentar