Home / Hukum & Kriminal / Immanuel Ebenezer dilaporkan, Ferdinand Hutahean heran polisi minta Surat Kuasa Presidium 212

Immanuel Ebenezer dilaporkan, Ferdinand Hutahean heran polisi minta Surat Kuasa Presidium 212

Pelaporan Grace Natalie dan Immanuel Ebenezer pada pihak Kepolisian karena dianggap telah melakukan penghinaan terhadap umat Muslim. (Kredit: Merdeka)

Jakarta (RiauNews.com) – Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenezer resmi dilaporkan ke polisi atas tuduhan penghinaan terhadap kelompok atau golongan.

Hal tersebut seperti yang tampak dari unggahan Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean di akun Twitter @Ferdinand_Haean, Senin (4/2/2019).

Melalui kicauannya, Ferdinand mengunggah foto berupa tanda bukti lapor atas Immanuel Ebenezer tertanggal 4 Ferburari 2019 pukul 14.30 WIB.

Immanuel dilaporkan oleh politisi Partai Gerindra, Eka Gumilar ke Polda Metro Jaya.

Melalui kicaunnya itu, Ferdinand lantas meminta semua pihak untuk turut mengawal proses hukum pada Immanuel.

“Imanuel Ebenezer resmi sudah dilaporkan ke Polisi oleh alumni 212.

Mari kita kawal proses hukum ini agar keadilan bisa dirasakan oleh masyarakat yang menjadi korban atas fitnahnya,” tulis Ferdinand.
Diberitakan sebelumnya, melalui kicauannya, Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa Ketua BTP Mania, Immanuel Ebenezer, sedang dilaporkan ke Polda Metro Jaya, oleh politisi Partai Gerindra, Eka Gumilar, Senin (4/2/2019).

Dalam kicauannya itu, Ferdinand menuliskan bahwa dirinya baru saja mendapatkan kabar dari Eka Gumilar yang melaporkan Immanuel Ebenezer.

Namun, pihak Polda belum menerima laporan karena belum adanya surat kuasa dari presidium 212.

Ferdinand lantas membandingkan pelaporan itu dengan kasus Ahmad Dhani.

“Sy br dpt kabar dr @ekagumilars terkait pelaporan Imanuel Ebenezer ke Polda. Pihak Polda blm menerima laporan krn diminta Surat Kuasa dr Presidium 212 Pernahkan Polda meminta Kuasa dr Jack Lapian atas laporannya kpd Ahmad Dhani mewakili pendukung penista agama?” tanya Ferdinand.

Politisi Partai Demokrat ini berharap Polri sebagai pengayom harus bersikap adil.

“Masyarakat yg hadir di Polda yg ingin melaporkan Imanuel Ebenezer itu adalah korban langsung dr fitnah sbg penghamba uang krn mrk hadir di 212. Seharusnya laporan diterima sbg pribadi yg jd korban dr fitnah Imanuel E. Polri tolonglah menjadi pengayom yang adil..!”

Berikut potongan video Immanuel Ebenezer yang dianggap melakukan penghinaan.

Komentar
%d blogger menyukai ini: