23 September 2018
Home / Hukum & Kriminal / Dasar bandel, baru saja divonis 10 tahun, dari dalam lapas napi ini bisa pesan ganja

Dasar bandel, baru saja divonis 10 tahun, dari dalam lapas napi ini bisa pesan ganja

Barang bukti ganja kering yang disembunyikan dalam speaker aktif, dipesan oleh RFW, napi yang berada dalam lapas Tembilahan. (Kredit: Antara)

Tembilahan (RiauNews.com) – Seolah tak ambil pusing dengan vonis 10 tahun yang baru saja diterimanya, seorang narapidana Lapas Klas II A Tembilahan berinisial RFW (29) kembali dibekuk aparat kepolisian karena terbukti memesan narkotika jenis ganja seberat 800 gram dari Pekanbaru, dengan menggunakan jasa ekspedisi.

Untuk mengelabui petugas, ganja kering itu dimasukkan ke dalam box speaker aktif. Namun berkat kejelian tim Satres Narkoba Polres Indragiri Hilir, upaya tersebut bisa digagalkan, pada Jumat (23/3/2018).



“Pengungkapan itu berawal dari penyelidikan anggota unit Opsnal Sat Res Narkoba terjadap seorang pria inisial AH (31) warga Jalan M Boya, yang datang dengan maksud mengambil paket tersebut,” kata Kepala Satres Narkoba, AKP Bachtiar di Tembilahan, Sabtu (24/3).

Saat paket itu diperiksa, terdapat sebuah speaker aktif yang di dalamnya berisikan dua paket besar ganja kering dan satu paket sedang ganja kering. Paket tersebut terbungkus rapi dengan lakban warna coklat. Dalam pemeriksaan, AH mengaku tidak tahu apa-apa karena berdasarkan perintah paket tersebut berisi pakaian. Ia pun kemudian mengungkapkan bahwa pemilik paket tersebut adalah RFW, napi yang saat ini sedang mendekam di penjara.

Mendapat informasi tersebut, Polisi dibantu petugas Lapas langsung mengamankan RFW dari selnya. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 Unit Handpone yang digunakan RFW untuk memesan.

Sebelumnya RFW ini juga diamankan di Pengadilan Negeri Tembilahan, pada 8 Februari 2018 kemarin karena kasus kepemilikan sabu-sabu.

“Kasusnya masih dalam tahap penyidikan, orangnya sudah berulah lagi,” ucapnya.

Selain dari kasus yang masih dalam proses sidik, RFW baru saja dijatuhi vonis 10 tahun, masih dengan kasus yang sama yakni narkotika.

“Saat ini, RFW dan AH beserta barang bukti, sudah diamankan di Mapolres Indragiri Hilir untuk proses penyidikan lebih lanjut”, demikian AKP Bachtiar.*** (Antara)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: