25 Agustus 2019
Home / Hiburan / Entertainment / Perankan biarawati, Maudy Koesnaedi mengaku ada nilai yang dipetiknya

Perankan biarawati, Maudy Koesnaedi mengaku ada nilai yang dipetiknya

Maudy Koesnaedi

Jakarta (RiauNews.com) – Aktris Maudy Koesnaedi berbagi pengalaman memerankan karakter seorang biarawati dalam film garapan Ertanto Robby, Ave Maryam. Baginya, hal itu merupakan kesempatan besar untuk ia bisa mengeksplorasi lebih dalam bakat berakting.

“Memerankan karakter suster, buat saya benar-benar berbeda dari kehidupan sehari-hari seorang Maudy dan karakter lain yang pernah saya mainkan. Semua baru dan mulai dari nol banget,” katanya saat ditemui di acara gala premiere Ave Maryam di XXI Epicentrum Kuningan, Kamis (4/4/2019).

Baca: Artis Minang Nedi Gampo meninggal dunia

Lebih lanjut, ia pun menuturkan tentang berbagai hal baru yang dipelajari demi mendapatkan jiwa dari karakter itu.

Dalam film ini, Maudy memainkan peran sebagai Suster Maryam, biarawati yang bertugas mengurusi para suster-suster sepuh.

Ia diceritakan menghadapi situasi sulit, kala dirinya terlibat pada sebuah cinta terlarang dengan seorang pastur bernama Romo Yosef (diperankan Chicco Jerikho).

Baca: Artis Roro Fitria ditangkap bawa narkoba

Maryam pun terjebak dalam dua pilihan, bertahan pada kaul alias janjinya atau memilih Yosef.

“Saya belajar pakai bajunya seperti apa, duduknya seperti apa. Saya jalani satu persatu. Ngobrol dengan suster sepuh, apa keputusannya [menjadi biarawati], latar belakangnya, menjaga kesetiaan kaulnya, bagaimana kalau dihadapkan pada situasi itu, ada teman curhat enggak,” tuturnya.

Dikutip dari Tempo.co, untuk lebih memaksimalkan perannya sebagai biarawati, Maudy pun rela melakukan persiapan panjang, antara lain dengan melakukan berbagai diskusi dan riset bersama sutradara film ‘Ave Maryam’, Robby Ertanto.

Baca: Metro TV diboikot karena dianggap partisan

“Panjang banget persiapannya lahir batin. Saya diskusi panjang sekali dengan Robby untuk karakter ini. Saya juga berbincang dengan suster-suster,” ungkap Maudy Koesnaedi saat ditemui di Festival Film Tempo 2018 di Jakarta Selatan (6/12/2018).

Sebelum proses syuting dimulai bahkan Maudy sudah dua kali ke Semarang untuk lebih mendalami karakternya, di antaranya dengan melakukan wawancara, menulis dan belajar mengenai karakter seorang biarawati. Sebagai wanita Muslim, Maudy menyadari kalau karakter yang akan dimainkannya ini sangat berbeda dengan kebiasaannya sehari-hari. Bahkan Maudy sampai masuk gereja untuk observasi dan mempelajari cara berdoa di sana.

“Saya sama Robby juga observasi masuk ke gereja. Bagaimana berdoa dan sebagainya, panjang banget deh,” ujar Maudy.***

Komentar
%d blogger menyukai ini: