Jum 25 Rabiul awal 1441 H, 22 November 2019
Home / Hiburan / Entertainment / Nyanyi di acara pacuan kuda, Taylor Swift disindir pecinta binatang

Nyanyi di acara pacuan kuda, Taylor Swift disindir pecinta binatang

Taylor Swift.

Jakarta (Riaunews.com) – Kelompok pecinta hewan segera bereaksi ketika kabar Taylor Swift bakal manggung di Melbourne Cup, Australia pada 5 November mendatang menyebar. Melbourne Cup adalah penyelenggaraan pacuan kuda yang telah digelar sejak tahun 1861, dikenal sebagai olahraga para orang kaya yang memperlombakan kuda-kuda dari ras Thoroughbred.



Menurut rencana, Taylor Swift akan membawakan dua lagu dari album terbarunya, Lover. Dalam sebuah wawancara, ia mengungkapkan rasa tak sabar untuk mengunjungi Melbourne.

“Saya tak sabar datang ke Melbourne, dan saya tak sabar mengunjungi Melbourne Cup. Saya mendengar begitu banyak tentang pacuan itu,” kata Taylor Swift, mengutip The Guardian.

Organisasi yang bertujuan melindungi kuda pacuan, Coalition for the Protection of Racehorses pun memulai kampanye yang meminta Taylor menolak kesempatan tersebut. Di media sosial, mereka memakai tagar #NupToTheCup.

“Taylor Swift mendahulukan materi daripada belas kasih dengan setuju tampil di Melbourne Cup 2019,” tulis grup tersebut sebagai awalan kampanye mereka.

“Kuda-kuda dibunuh demi keuntungan judi dan hiburan. Jika Taylor Swift sungguh peduli pada binatang sebagaimana ia menyayangi kucing, ia akan membatalkan show-nya dan mengeluarkan pernyataan kuat tentang bagaimana penyiksaan hewan itu tak dapat terima,” lanjut keterangan itu.

Hingga saat ini, Taylor Swift belum mengeluarkan tanggapan apa-apa.

Namun Neil Wilson, seorang petinggi Victoria Racing Club di Australia berkata soal penampilan Taylor Swift itu, “Pikiran bahwa Anda bisa datang ke Flemington dan tidak hanya menonton pacuan yang menarik perhatian negeri ini, namun juga bisa melihat salah satu penghibur terbesar di dunia dengan harga tiket murah adalah fenomenal.”

Lover, album terbaru Taylor Swift yang memuat beberapa hit single seperti ME!, You Need To Calm Down, serta Lover itu diketahui sangat laris di Australia. Bahkan, masih menurut The Guardian, album tersebut terjual paling banyak di Benua Kanguru sepanjang 2019.

Sementara, secara digital, di Australia album Lover telah diputar lebih dari satu miliar kali.***

Artikel Asli
Komentar