Sat 17 Rabi Al Thani 1441 H, 14 December 2019
Home / Hiburan / Entertainment / Big Machine bantah larang Taylor Swift bawa lagu lamanya

Big Machine bantah larang Taylor Swift bawa lagu lamanya

Taylor Swift

Nashville (Riaunews.com) – Label rekaman Big Machine Records yang berada di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat menyangkal pernyataan yang dilontarkan mantan artis binaannya, Taylor Swift, terkait sengketa hak cipta sejumlah lagu penyanyi itu. Mereka menyatakan tuduhan Swift keliru dan meminta persoalan itu diselesaikan dengan dialog.



“Kami tidak pernah sekalipun menyatakan menghalangi Taylor menyanyikan lagu di AMA atau untuk digunakan di tayangan di Netflix. Kami tidak berhak melarangnya melakukan pertunjukan di manapun,” demikian isi pernyataan Big Machine Records, seperti dilansir AFP, Jumat (15/11/2019).

Dikutip dari CNNIndonesia.com, label rekaman itu berbalik menyatakan Swift justru berutang uang jutaan dolar dan sejumlah aset di perusahaan, sekaligus bertanggung jawab terhadap nasib 120 orang pegawai yang membantu memoles karirnya hingga melejit seperti saat ini.

“Kami berharap supaya permasalahan dengan Taylor bisa diselesaikan dengan pertemuan langsung dan dialog yang jujur,” lanjut isi pernyataan Big Machine Records.

Kemelut antara Swift dan Big Machines membuat penampilan penyanyi itu di American Music Awards (AMA) 2019 pada 24 November mendatang belum bisa dipastikan. Kedua, hal itu juga menyebabkan dokumenter produksi Netflix menjadi tertunda penayangannya.

Untuk penampilan di AMA 2019, Swift ingin menyanyikan beberapa lagu lama dengan cara medley. Namun Swift tak bisa melakukannya karena saat ini hak cipta enam album yang ia rilis sejak 2006 sampai 2017 dipegang oleh Big Machine Records.

Pada Agustus lalu musisi berusia 29 tahun ini menyatakan berencana merekam ulang lagu-lagu yang ada di dalam album ‘Taylor Swift’ (2006), ‘Fearless’ (2008), ‘Speak Now’ (2010), ‘Red’ (2012), ‘1989’ (2014), dan ‘Reputation’ (2017), sehingga materi lama tersebut kembali jadi miliknya. Produksi rekaman itu ia jadwalkan pada November 2020.

“(Petinggi label) Scott Borchetta dan Scooter Braun tidak mengizinkan saya untuk menampilkan lagu lama di televisi, karena mereka mengklaim akan merekam ulang lagu saya sebelum mengizinkan saya (merekam ulang) tahun depan,” kata Swift seperti dilansir Deadline.

Permasalahan ini juga membuat masa depan dokumenter Swift yang digarap Netflix menjadi tidak jelas. Padahal, menurut Swift, ia dan Netflix sudah mengerjakan dokumenter tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Label Big Machine Bantah Larang Taylor Swift Bawa Lagu LamaPerebutan hak cipta lagu-lagu di enam album awal menghalangi Taylor Swift melakukan rencana-rencananya. (Taylor Swift)

“Scott dan Scooter menolak penggunaan lagu lama dan cuplikan penampilan saya untuk dokumenter ini, meski tidak ada pembahasan mengenai mereka atau Big Machine Records dalam film,” kata Swift.

Komentar