Sel 16 Safar 1441 H, 15 Oktober 2019
Home / Hiburan / Entertainment / Ahmad Dhani: Jokowi meski Presiden tapi cuma boneka

Ahmad Dhani: Jokowi meski Presiden tapi cuma boneka

Ahmad Dhani saat hendak dimasukkan ke mobil tahanan. (Foto: Medcom)

Surabaya (RiauNews.com) – Ramai kabar Ahmad Dhani Prasetyo (46), yang saat ini mendekam di tahanan lolos jadi Anggota DPR RI di Pileg 2019 ini. Mantan suami Maia Estianty itu ikut kontestasi di Dapil Jatim I, yang meliputi wilayah Kota Surabaya dan Sidoarjo, dari Partai Gerindra.

Pada hari pencoblosan Pemilu 2019 pada Rabu (17/4/2019) lalu, pendiri grup band Dewa 19 ini masih mendekam di penjara karena pelanggaran terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Meski demian, Ahmad Dhani mengklaim bahwa perolehan suara dirinya di Dapil Jatim I tersebut sangat cukup untuk mengantarkannya menjadi anggota DPR periode 2019-2024. Artinya, kemungkinan Ahmad Dhani jadi anggota DPR.

Baca: Warganet bandingkan kasus Erin Taulany dengan Ahmad Dhani

Informasi Ahmad Dhani bakal menjadi wakil rakyat itu pun disambut dengan sejumlah meme di media sosial.

Ahmad Dhani yang sekarang menjadi pesakitan di Rutan Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, pun mengomentari meme dirinya tersebut.

Rusell Ambarita, asisten, Ahmad Dhani, Kamis (25/4/2019) membenarkan adanya tulisan Ahmad Dhani tersebut.

Baca: Pembatalan konser Solidaritas untuk Ahmad Dhani oleh polisi dinilai janggal

Rusell kemudian membagikan tulisan Ahmad Dhani tersebut kepada sejumlah pihak.

“Perlu saya tegaskan, ini bukan cara Allah. Pasti yang bersangkutan (pembuat meme atau status) punya positive thinking,” tulis Ahmad Dhani dalam pesannya tersebut.

“Tapi, jabatan di dunia itu bukan satu-satunya cara Allah mengangkat derajat (derajad itu bukan pangkat duniawi, Jokowi meskipun seorang PRESIDEN, di mata saya, dia cuma BONEKA).”

“Apa yang sedang saya jalani ini bukanlah harus berhadiah (jabatan dunia). Saya nyaleg atas desakan Mr Fadli Zon. Dan disertai juga niat saya untuk memulai perjuangan (babat alas) Partai Gerindra di Jawa Timur (saya lebih suka bekerja untuk partai),” tulisnya.

Baca: Ahmad Dhani sebut dia dipenjara bukan karena vonis 1,5 tahun

Menurut Ahmad Dhani, kalau asal jadi caleg, menjadi caleg di Bekasi, Jawa Barat, memudahkan langkahnya menuju gedung wakil rakyat di Senayan.

Sebaliknya, ia menyebutkan, Surabaya, Jawa Timur, sebagai daerah pilihan atau dapil ‘neraka’.

“Jadi, ini adalah laku saya dalam mensikapi rezim pembela penista agama. Saya tidak mungkin mendiamkan kemungkaran ini terjadi di depan mata. Meskipun penjara adalah akibatnya,” tulis Ahmad Dhani.

Dan, laku yang dilakoninya tersebut tidak harus mendapatkan hadiah ‘menjadi anggota DPR RI’.

“Bisa saja kalau memang ada hadiah dari laku saya itu berupa barokah kepada anak dan cucu saya di masa depan,” tulis Ahmad Dhani.

“Berjuang menegakkan keadilan itu wajib bagi yang mampu. Mampu meninggalkan karier yang sudah cemerlang selama 25 tahun di dunia musik untuk sebuah kamar kumuh di sel penjara,” tulisnya.

Bagi yang tidak mampu, “Ya tidak wajib,” tulis Ahmad Dhani mengakhiri pesannya.***[WARTA KOTA]

Komentar