Sel 16 Safar 1441 H, 15 Oktober 2019
Home / Featured / Ular ‘berkaki’ ternyata memang ada

Ular ‘berkaki’ ternyata memang ada

Kdal dengan tubuh seperti ular berkaki. (Foto: Planet-Berita/Blogspot)

Pekanbaru (Riaunews.com) – Beberapa hari ini jagad maya dihebohkan dengan video ditemukannya ular berkaki yang hangus terpanggang akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau.

Dalam video yang berdurasi 2:07 menit itu ditunjukkan seekor ular yang seperti memiliki kaki mati gosong, dengan lokasi kejadian di Kelurahan Sekip Hilir, Rengat, Kabupaten Indagiri Hulu, dan direkam oleh Tim 1 Subsatgas Gab II Dim 0302 Inhu.



Namun sebagian netizen meragukan ular tersebut benar-benar berkaki, namun hanyalah isi perut ular yang keluar karena terbakar panas api.

Namun seperti dikutip Riaunews.com dari Detikcom, di dunia ini memang ada hewan yang dijuluki ular berkaki walaupun ia bukan ular melainkan kadal.

Namanya adalah kadal-ular kecil (Lygosoma quadrupes). Keempat kakinya amat kecil juga pendek, sehingga kadal ini wujudnya mirip ular. Itulah sebabnya banyak yang menyebutnya sebagai ‘ular berkaki’.

Menurut The Reptile Database, kadal-ular kecil populasinya tersebar di Hong Kong, Vietnam, Laos, Kamboja, Thailand, Semenanjung Malaysia, Indonesia (Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi), dan Filipina (Palawan, Calamian).

Ukuran tubuhnya antara 49-168 mm atau 16 centimeter. Adapun punggung berwarna coklat terang, keabu-abuan, atau cokelat kemerahan beserta garis-garis berwarna gelap yang saling berjejer dari leher atas sampai ke bagian ekor.

Apalagi yang membuatnya mirip ular? Jawabannya adalah pergerakannya yang meliuk-liuk saat bergerak cepat. Ekornya yang panjang membuat kadal ini makin menyerupai ular karena kakinya yang kecil tidak mudah dilihat. Adapun habitatnya di hutan yang lembab, lahan pertanian dan lainnya.

Hewan ini disebut tidak berbahaya bagi manusia, tidak perlu dikhawatirkan. Jika menjumpainya, sebaiknya dibiarkan saja.

Kadal, termasuk jenis yang satu ini, cenderung tidak ingin berada di dekat manusia karena mereka menganggap manusia adalah ancaman. Hal yang wajar karena tubuhnya pun berukuran kecil.***

Komentar