Fri 16 Rabi Al Thani 1441 H, 13 December 2019
Home / Featured / Tips & Trik / Ini dampak gonta-ganti BBM pada sepeda motor

Ini dampak gonta-ganti BBM pada sepeda motor

Pemilik mengisi BBM jenis premium untuk sepeda motornya di sebuah SPBU.

Jakarta (Riaunews.com) – Terdapat beberapa jenis dan merek bahan banyak minyak (BBM) yang beredar di Indonesia. Perbedaan untuk setiap jenis BBM yang ditawarkan ialah kandungan oktan atau research octane number (RON).



Di Riau, umumnya BBM yang dijual stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina untuk motor bensin saat ini adalah Premium dengan kandungan oktan 88, Pertalite yang beroktan 90, Pertamax dengan oktan 92 dan Pertamax Turbo dengan oktan 95.

Pilihan tersebut kadang membuat pemilik kendaraan sering kali melakukan pergantiaan BBM dengan beragam alasan, bahkan beberapa memilih untuk mencampurnya.

Lalu apa efek yang ditimbulkan saat motor sering melakukan pergantian dan mencampur BBM?

Dikutip Riaunews.com dari laman Liputan6.com, Jumat (23/8/2019), Asisten Manajer Technical Training PT Daya Adicipta Motora (DAM), distributor sepeda motor Honda Jawa Barat, Ade Rohman menegaskan dampak negatif bisa saja timbul pada motor.

“Dianjurkan untuk tidak melakukan tindakan mencampur bahan dan sebaiknya gunakan lah jenis bahan bakar yang sesuai dengan yang telah ditentukan oleh pihak pabrikan,” kata Ade.

Apabila pemilik sering melakukan pergantian BBM bisa menyebabkan kerak pada ruang bakar motor sehingga performa motor tak lagi maksimal.

“Jika sering gonta-ganti BBM akan menyebabkan kerak pada ruang bakar dan hal ini akan membuat performa mesin akan menurun karena kerak akan membuat performa mesin jadi tidak baik. Kompresi akan menurun karena kerak mengganjal lubang katup yang seharusnya tertutup rapat,” ujar Ade.***

Komentar