Thu 15 Rabi Al Thani 1441 H, 12 December 2019
Home / Bisnis / Sudah diprediksi, Datsun akhirnya ‘go’ dari Indonesia

Sudah diprediksi, Datsun akhirnya ‘go’ dari Indonesia

Datsun akhirnya go, alias angkat kaki dari pasar Indonesia. (Foto: AFP)

Jakarta (Riaunews.com) – Nissan Motor Indonesia (NMI) bakal berhenti memproduksi mobil Datsun di Indonesia pada Januari 2020. NMI disebut membicarakan rencananya itu ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui sambungan telepon.

“Sedang mencari waktu (buat ketemu), tapi dengan kami per telepon sudah confirm (selesai),” kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika di Jakarta, sebagaimana dilansir laman CNNIndonesia, Rabu (27/11/2019).

Putu mengatakan keputusan NMI terhadap Datsun yang disampaikan melalui sambungan telepon tidak seharusnya dilakukan. Perusahaan yang menghadapi ‘masalah’ seharusnya melapor secara resmi dengan cara bertatap muka ke Kemenperin selaku pembina.

Ini sebelumnya telah dilakukan General Motors Indonesia yang memutuskan untuk tidak lagi meniagakan mobil merek Chevrolet di dalam negeri per Maret 2020. Perusahaan disebut menyambangi Kemenperin untuk membicarakan nasib Chevrolet di Indonesia.

Saat ini antara Kemenperin dan NMI tengah mengatur pertemuan untuk membahas masalah Datsun. Pertemuan dikabarkan akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Ya mereka lagi cari waktu untuk bisa melapor ke kami,” ucap Putu.

CNNIndonesia.com telah menghubungi pihak Nissan terkait rencana pertemuan dengan Kemenperin, namun sampai saat ini belum ada jawaban.

Hengkangnya Datsun dari pasar tanah air sebelumnya sudah diprediksi pengamat otomotif.

Diberitakan sebelumnya, seorang sumber yang berasal dari salah satu vendor Datsun Indonesia mengungkap kalau mulai tahun depan Datsun hanya akan menjual sisa stok unit, “Setelah itu selesai. Goodbye Datsun!,” ujar sang sumber, dikutip dari laman motoris.id.

Kalau melihat rekam jejak data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan Datsun memang terus menurun dari tahun ke tahun.

Pada tahun pertama kehadirannya kembali di Indonesia pada tahun 2014, Datsun tercatat bisa menjual sebanyak 20.520 unit. Kemudian meningkat di tahun 2015 menjadi 29.358 unit.

Dan mulai memasuki tahun 2016, penjualannya mulai menurun menjadi 25.483 unit dan tahun 2017 hanya 10.484 unit.

Dua tahun terakhir, sepanjang tahun 2018 Datsun Indonesia hanya jualan sebanyak 10.433 unit. Dan di tahun 2019, dari Januari hingga Juni, penjualan LCGC ini hanya 3.844 unit atau anjlok 50 persen dibanding semester pertama tahun lalu yang masih sebanyak 7.621 unit.

Dua model andalan Datsun disegmen LCGC, Datsun GO hanya terjual sebanyak 2.344 unit dan Datsun GO+ cuma terjual 1.213 unit. Lebih parah lagi Datsun Cross, sejak Juli hingga September lalu sudah tidak mencatatkan penjualan alias nol.

Datsun mengikuti jejak dua pabrikan otomotif asal Amerika Serikat yang lebih dahulu hengkang dari pasar Indonesia, yakni Ford dan GM pemilik merek Chevrolet.***

Komentar