Sen 21 Rabiul awal 1441 H, 18 November 2019
Home / Bisnis / Kemendag yakin impor ayam tak jatuhkan harga

Kemendag yakin impor ayam tak jatuhkan harga


Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meyakinkan harga daging ayam tidak akan jatuh meskipun Indonesia harus membuka pintu ekspor lebar-lebar bagi Brasil.

“Kami harapkan tidak. Mudah-mudahan tidak (harga jatuh),” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto, Kamis (15/8/2019), menanggapi penolakan yang dilakukan oleh Asosiasi Rumah Potong Hewan Unggas Indonesia (Arphuin).



Ia bilang harga daging ayam dapat dijaga dengan meningkatkan kualitas daging ayam yang dihasilkan oleh peternak lokal. Ia meyakinkan konsumen bahwa produk daging ayam Indonesia lebih higienis dan dijamin halal.

“Kami harus meyakinkan dan mendorong peternak unggas produknya harus bisa bersaing dalm artian lebih berkualitas. Masyarakat punya pilihan, jadi masyarakat sendiri yang memilih,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya Arphuin menolak keras impor daging ayam Brasil. Pasalnya, impor berpotensi menghancurkan peternakan unggas rakyat.

“Arphuin menolak keras impor daging ayam Brazil,” kata Kepala Bidang Hukum dan Humas Arphuin, Cecep M Wahyudin.

Menurut dia, Indonesia telah swasembada dalam produksi karkas ayam. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) potensi produksi karkas ayam pada 2018 sebesar 3,38 juta ton, sementara proyeksi kebutuhannya hanya 3,05 juta ton.

“Artinya, impor daging ayam Brazil tidak diperlukan,” imbuhnya.

Di sisi lain, ia meminta pemerintah berkaca kepada kasus Filipina yang kesulitan mengatur pasokan dan permintaan daging ayam dalam negeri menyusul masuknya impor dari Amerika Serikat, Brazil, dan negara lainnya. Ia menilai sekali produk impor masuk, maka akan sulit untuk dihentikan.

“Perunggasan domestik Filipina merasakan betul bagaimana dampak negatif dari daging ayam impor tersebut,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan pemerintah jika tentang skandal daging ayam Brazil yang mengandung Salmonella pada 2018 silam. Kala itu, Uni Eropa sebagai pengimpor daging ayam dari Brazil meminta investigasi mendalam untuk kasus ini.***

Komentar