Kabut Asap Masih Mengancam Riau, BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Petir

Pekanbaru (Riaunews.com) – Kabut asap masih berpotensi menyelimuti Provinsi Riau pada Jumat (23/10/2026). Di tengah kondisi tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang turun di sejumlah daerah, dengan potensi meluas ke sebagian besar wilayah Riau pada malam hingga dini hari.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak kabut asap terhadap kesehatan, terutama gangguan sistem pernapasan. Ia mengimbau warga meningkatkan perlindungan diri selama kondisi udara masih berkabut akibat asap.

“Dengan kondisi asap yang masih tebal di wilayah Riau, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampaknya pada kesehatan, terutama sistem pernapasan,” ujarnya.

Hujan Berpotensi Meluas, Sejumlah Daerah Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG memprakirakan udara kabur akibat asap disertai cuaca berawan pada pagi hari. Berdasarkan pantauan radar cuaca, hujan ringan terpantau di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kota Dumai. Hujan ringan hingga sedang juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, dan Kepulauan Meranti.

Memasuki siang hingga sore, kondisi udara kabur akibat asap masih berpotensi terjadi. Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Rokan Hilir, Kota Dumai, Bengkalis, Siak, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir.

Potensi hujan diperkirakan meluas pada malam hingga dini hari. BMKG bahkan mengeluarkan peringatan dini hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Rokan Hilir, Kota Dumai, Kampar, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–100 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–20 kilometer per jam. Adapun tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.

Sebanyak 11 Hotspot Terdeteksi di Riau

Di sisi lain, pemantauan BMKG menunjukkan 3.297 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera. Sebanyak 11 titik di antaranya berada di Provinsi Riau.

Sebaran titik panas tersebut meliputi enam titik di Kabupaten Indragiri Hilir, dua titik di Kabupaten Siak, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Bengkalis, Pelalawan, dan Kota Dumai.

BMKG mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga disarankan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kabut asap semakin pekat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Masyarakat yang berada di wilayah berpotensi mengalami hujan lebat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap petir dan angin kencang, terutama pada malam hingga dini hari.