Warga Kuansing Keluhkan Listrik Padam Lebih dari 24 Jam, Pertanyakan Kinerja PLN

Kuansing20 Dilihat

Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Warga Desa Simpang Tanah Lapang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mengeluhkan layanan listrik PLN yang padam lebih dari 24 jam. Pemadaman terjadi sejak Selasa (25/8/2026) sore dan hingga Rabu (26/8/2026) malam belum juga kembali menyala.

Gangguan listrik tersebut diduga terjadi akibat kerusakan salah satu trafo yang berada di depan Kantor Camat Kuantan Hilir. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu, terutama karena pemadaman berlangsung dalam waktu cukup lama.

Salah seorang warga Desa Simpang Tanah Lapang, Lius, mengatakan masyarakat kecewa karena pasokan listrik belum kunjung dipulihkan. Warga juga masih menunggu trafo pengganti yang disebut sedang dalam perjalanan dari Rengat menuju Basrah.

“Listrik padam 24 jam lebih di Desa Simpang Tanah Lapang, Kecamatan Kuantan Hilir, tanpa ada diperbaiki dari pihak PLN,” kata Lius melalui pesan WhatsApp, Rabu (26/8/2026).

Warga Minta PLN Segera Pulihkan Listrik

Lius mengatakan warga berharap PLN segera mengambil tindakan untuk mengatasi gangguan tersebut. Menurutnya, pemadaman lebih dari sehari telah menghambat berbagai aktivitas masyarakat.

“Alasan nunggu trafo dari kemarin sampai sekarang, katanya trafo dari Rengat dalam perjalanan menuju Basrah,” ujarnya.

“Layanan PLN-nya lambat, sekarang belum juga hidup. Kami sangat kecewa,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala ULP PLN Teluk Kuantan, Lobertus G. Hasugian, mengaku telah menerima informasi mengenai keluhan warga tersebut. Ia menyampaikan informasi itu akan diteruskan kepada petugas untuk ditindaklanjuti.

“Terima kasih informasinya, Pak. Akan kita teruskan ke petugas. Baik, Pak, nanti kami pastikan ke petugasnya,” tulis Lobertus melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan pada Rabu (26/8/2026) malam, listrik di Desa Simpang Tanah Lapang masih dilaporkan padam. Warga berharap PLN segera menyelesaikan perbaikan dan memulihkan pasokan listrik agar aktivitas masyarakat kembali normal.