RIAUNEWS.COM – Polda Riau menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Satu Doa, Satu Hati, Satu Indonesia”, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pejabat utama Polda Riau.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan berhalangan hadir karena mengikuti gladi bersih dan persiapan Upacara Hari Bhayangkara di Jakarta. Sambutan Kapolda dibacakan oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi.
Dalam sambutannya, Wakapolda mengajak seluruh peserta untuk menjadikan doa bersama lintas agama sebagai momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam mendukung tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat hadir dalam doa bersama lintas agama dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema Polri untuk Masyarakat,” ujar Brigjen Pol Hengki Haryadi saat membacakan amanat Kapolda.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan kabar membanggakan bahwa Polda Riau akan menerima penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Republik Indonesia pada puncak peringatan Hari Bhayangkara di Jakarta.
“Alhamdulillah, besok Polda Riau akan menerima penghargaan Nugraha Sakanti sebagai bentuk apresiasi negara atas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Dari 36 Polda di Indonesia, hanya 10 Polda yang menerima penghargaan tersebut, dan untuk wilayah Sumatera hanya Polda Riau serta Polda Lampung,” ungkapnya.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh personel Polda Riau beserta dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan doa bersama berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Kejaksaan Tinggi Riau, Korem 031/Wira Bima, Lanud Roesmin Nurjadin, BNN Provinsi Riau, Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, Bhayangkari Daerah Riau, serta jajaran pejabat utama Polda Riau.
Turut hadir pula Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, pimpinan organisasi masyarakat, tokoh lintas etnis, Ketua MUI Provinsi Riau, Ketua PGI Provinsi Riau, Ketua WALUBI, Ketua PHDI, Ketua MATAKIN, Ketua FKUB Provinsi Riau, serta sejumlah tokoh masyarakat dan mantan Gubernur Riau.
Melalui doa bersama lintas agama ini, Polda Riau berharap semangat persatuan, toleransi, dan sinergi antarelemen masyarakat terus terjaga sehingga mampu mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Bumi Lancang Kuning, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80 bertema “Polri untuk Masyarakat.”
