Jemaah Haji Asal Pekanbaru Meninggal Dunia di Makkah

Makkah (Riaunews.com) – Seorang jemaah haji asal Kota Pekanbaru yang tergabung dalam kloter BTH 10, Baharuddin Sidi Baditek, meninggal dunia di Makkah, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 06.40 waktu setempat.

Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, yang saat ini juga tengah menunaikan ibadah haji.

Menurut Markarius, almarhum diketahui memiliki riwayat hipertensi. Namun selama berada di Makkah, kondisi kesehatannya disebut stabil dan dalam pengawasan dokter.

“Selama di Makkah, kondisi tensi beliau stabil dan dalam pengawasan dokter. Kemarin siang dan tadi malam masih komunikasi dengan petugas dan teman sekamar,” ujar Markarius.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan teman sekamar, almarhum masih sempat ke kamar mandi sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat. Namun saat waktu salat subuh, almarhum yang biasanya bangun untuk beribadah terlihat masih tertidur dengan kondisi mendengkur.

Jenazah Dibawa ke KKHI

Karena mengira almarhum kelelahan, rekan sekamarnya tidak langsung membangunkan. Namun setelah kembali dari musala, almarhum masih belum bangun dan tidak memberikan respons saat dibangunkan.

“Kemudian pulang dari musala, almarhum ditemui juga belum bangun tidur. Makanya dibangunkan sama teman-temannya, tapi sudah tidak respon, terjadi penurunan kesadaran dan akhirnya meninggal sekitar pukul 6.40 waktu setempat,” ungkap Markarius.

Saat ini, jenazah almarhum telah dibawa ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia untuk mengetahui penyebab pasti kematian.

Markarius mengaku telah berkoordinasi dengan tim kesehatan Kota Pekanbaru agar berkomunikasi dengan KKHI untuk penanganan lebih lanjut.

Ia juga meminta Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kota Pekanbaru mendampingi istri almarhum yang turut berangkat haji bersama korban.

“Istri almarhum istirahat di hotel, karena kondisinya juga kurang sehat sehingga tak dapat mendampingi almarhum,” tutupnya.