Beredar Rumor BYD Pertimbangkan Ikut Formula 1, akan Bentuk Tim Baru?

Motorsport, Otomatif180 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk terjun ke dunia balap Formula 1. Langkah ini disebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan eksposur global, mengingat popularitas F1 yang memiliki pengaruh besar di pasar otomotif dunia.

Kabar tersebut mencuat seiring perubahan regulasi teknis F1 yang mulai meningkatkan peran tenaga listrik dalam sistem power unit mobil balap. Dalam aturan terbaru, sistem MGU-K dapat menghasilkan hingga sekitar 350 kW tenaga listrik, meningkat signifikan dibanding generasi sebelumnya yang hanya sekitar 120 kW.

Perubahan regulasi ini membuat hampir setengah dari tenaga mobil F1 kini berasal dari sistem listrik yang dipadukan dengan mesin V6 turbo 1,6 liter. Kondisi tersebut dinilai sejalan dengan keahlian BYD yang selama ini dikenal sebagai salah satu produsen kendaraan listrik dan baterai terbesar di dunia.

Teknologi dari lini kendaraan premium mereka, seperti sub-brand Yangwang, bahkan disebut berpotensi menjadi basis pengembangan teknologi balap jika perusahaan benar-benar memutuskan untuk masuk ke F1.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak BYD terkait rencana tersebut. Sehingga detail mengenai bentuk keterlibatan perusahaan di ajang balap tersebut masih belum jelas.

Menurut laporan Bloomberg, BYD saat ini sedang mengevaluasi sejumlah opsi untuk masuk ke dunia motorsport, termasuk Formula 1 dan FIA World Endurance Championship.

Jika rencana itu benar-benar terwujud, BYD berpotensi menjadi salah satu pendatang baru di jajaran tim F1, terutama di tengah masa transisi regulasi yang semakin menitikberatkan pada teknologi elektrifikasi dalam pengembangan mobil balap.